
PeluangNews, Jakarta-Central Mega Kencana (CMK), perusahaan ritel perhiasan yang menaungi MONDIAL, Frank & co., dan The Palace Jeweler, kembali menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dalam Program MagangHub Batch I Tahun 2026.
Kolaborasi ini menjadi langkah CMK untuk memperkuat kesiapan talenta muda Indonesia menghadapi dunia kerja sekaligus mempersempit jarak antara pendidikan dan kebutuhan industri.
Pada program tahun ini, sebanyak 60 peserta dari berbagai wilayah Indonesia akan menjalani magang di CMK. Para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja, tetapi juga kesempatan memahami proses bisnis ritel secara menyeluruh, khususnya di industri luxury retail jewellery.
Selama program berlangsung, peserta akan terlibat dalam berbagai fungsi bisnis dan mendapatkan pendampingan dari mentor profesional. Mereka akan diperkenalkan pada berbagai aspek industri ritel, mulai dari proses bisnis dan operasional hingga pelayanan kepada pelanggan.
CMK juga merancang program tersebut untuk mengasah kemampuan di luar aspek teknis. Kemampuan berkolaborasi, berpikir kritis, beradaptasi, serta memahami dinamika bisnis menjadi bagian dari kompetensi yang dikembangkan selama masa magang.
Chief Operating Officer Central Mega Kencana Petronella Soan mengatakan, investasi pada sumber daya manusia menjadi salah satu kunci dalam membangun masa depan industri.
“Di Central Mega Kencana, kami percaya bahwa masa depan industri dibangun melalui investasi pada manusia. Karena itu, kami sangat bangga kembali menjadi bagian dari Program MagangHub bersama Kementerian Ketenagakerjaan,” ujar Petronella.
Menurut dia, program tersebut bukan sekadar memberikan pengalaman kerja kepada peserta. MagangHub juga menjadi ruang bagi talenta muda untuk memahami dunia industri secara nyata sekaligus membangun kesiapan memasuki lingkungan profesional.
Sementara itu, General Manager Human Capital Central Mega Kencana Denny Tanuwidjaja mengatakan, keterlibatan CMK dalam MagangHub merupakan bagian dari komitmen perusahaan membangun ekosistem pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan industri.
“Kami berharap dapat melahirkan future talent Indonesia yang adaptif, inovatif, memiliki semangat belajar tinggi, serta siap mendukung pertumbuhan industri retail di masa depan,” kata Denny.
Partisipasi CMK dalam MagangHub bukan kali pertama dilakukan. Perusahaan sebelumnya juga terlibat dalam program tersebut pada 2025.
Melalui keberlanjutan program ini, CMK menempatkan pengembangan talenta muda sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. Selain mendorong pertumbuhan bisnis, perusahaan ingin membangun budaya belajar, kolaborasi, dan inovasi di lingkungan kerja.
Bagi 60 peserta MagangHub Batch I 2026, program ini sekaligus menjadi kesempatan untuk memperoleh pengalaman industri secara langsung dan membangun fondasi karier di tengah dinamika industri ritel yang terus berkembang.








