
PeluangNews, Jakarta – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan, ketersediaan beras nasional dalam kondisi aman dan sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga penghujung tahun.
“Total cadangan beras yang dikuasai Bulog, saat ini telah menyentuh angka sekitar 4,8 juta ton,” kata Rizal.
Menurut dia, melimpahnya pasokan cadangan beras pemerintah membuat fasilitas penyimpanan milik Bulog melampaui kapasitas penampungan.
Ribuan ton pasokan itu kini tersimpan rapat di jejaring gudang internal Bulog maupun tempat penyimpanan milik pihak swasta yang sengaja disewa demi mengamankan cadangan pangan.
Rizal mengatakan gudang-gudang Bulog sendiri sudah tidak muat lagi untuk menyimpan beras Bulog.
Oleh karena itu, Bulog harus menyewa gudang-gudang swasta untuk menempatkan beras-beras tersebut,” ujar dia.
Melimpahnya stok beras nasional ini bakal dialokasikan untuk menopang berbagai program strategis pemerintah.
Salah satunya yakni untuk penyaluran tambahan bantuan pangan yang menyasar sekitar 33,2 juta penerima manfaat untuk periode Oktober hingga Desember 2026.
Selain itu, Bulog juga bersiap menyalurkan pasokan beras tambahan untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 1 juta ton guna menjaga stabilitas harga di pasar.
Meski akan digelontorkan dalam jumlah besar, Rizal optimistis cadangan beras nasional tetap berada pada batas yang sangat aman hingga pergantian tahun.
“Mudah-mudahan dengan nanti disalurkannya tambahan bantuan pangan untuk 33,2 juta penerima manfaat, ditambah lagi nanti tambahan SPHP 1 juta ton, maka stok Bulog nanti diharapkan di akhir tahun itu minimal sekitar 3,2 juta ton,” kata dia.
Keberadaan cadangan beras sebanyak 4,8 juta ton ini, lanjut Rizal, merupakan fondasi utama Bulog dalam menjamin ketersediaan pangan sekaligus mensukseskan berbagai program pemerintah.
Dia mengungkapkan, kondisi pasokan yang aman juga terpancar di tingkat daerah. Pemimpin Bulog Kantor Cabang Banyumas, Prawoko Setyo Aji mengutarakan, ketahanan stok beras di wilayah kerjanya saat ini terjamin memadai.
Dalam catatannya total stok beras yang tersimpan di gudang-gudang Bulog Banyumas di wilayah Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, hingga Banjarnegara, mencapai 54.686,374 ton. []







