
PeluangNews, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan May Day atau Hari Buruh di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 08.40 WIB.
Kehadiran Prabowo menambah marak suasana peringatan. Kepala Negara hadir dengan menggunakan mobil Maung berwarna putih.
Prabowo berdiri di atas maung untuk menyapa warga dengan memakai kemeja safari warna coklat muda serta topi dengan warna yang sama.
Saat di atas panggung Prabowo melambaikan tangan dan melemparkan topi ke para buruh yang telah memenuhi area di sekitar panggung. Prabowo juga sempat “Joget Gemoy” mengikuti alunan lagu Tipe X.
Peringatan Hari Buruh di Monas diikuti ratusan ribu buruh dari berbagai daerah. Acara juga dimeriahkan oleh penampilan hiburan dan artis di antaranya band Tipe X.
Saat memberikan sambutan Presiden Prabowo Subianto mengaku heran dengan banyaknya orang yang pintar ‘maling’. Dia mengaku tidak habis pikir dan merasa terpanggil untuk membenahi permasalahan ini.
“Ga abis pikir aku. Saudara-saudara saya merasa terpanggil karena dari usia muda saya masuk tentara ingin menjaga negara ini, membela negara ini, membela rakyat saya. Tapi saya kaget begitu saya pensiun saya lihat kok rakyat saya masih banyak yang susah,” kata dia.
Prabowo merasa kaum buruh selalu berada di belakangnya. Dia bisa menjadi Presiden RI berkat dukungan buruh, petani dan nelayan.
“Tapi saya merasa buruh tani dan nelayan selalu bersama saya. Hanya kita tahu kadang merekalah banyak akal tapi ga apa apa akhirnya saudara memberi mandat pada saya dan percayalah saya akan beri segalanya untuk membela rakyat saya. Sisa sisa hidup saya adalah untuk rakyat saya saudara-saudara sekalian,” tutur dia.
Pada kesempatan ini, Prabowo berjanji akan membuat tempat penitipan anak atau day care bagi anak para buruh. Prabowo menegaskan ini usai mendengar permintaan perwakilan buruh.
Ikut hadir dalam peringatan May Day antara lain Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Ahmad Muzani, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco, para menteri anggota Kabinet Merah Putih, pemimpin organisasi serikat buruh, hingga ribuan buruh yang hadir dari sejumlah daerah di tanah air. []








