hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Koperasi Bangkit dari Timur, KSP TLM Indonesia Jadi Sorotan

Peluang News, Kupang – Pemerintah menegaskan kembali komitmen menjadikan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional dalam penutupan Rapat Anggota Tahunan (RAT) XV Tahun Buku 2025 KSP TLM Indonesia di Kupang, Sabtu (25/4/2026).

rat ksp tlm indonesia
Menteri Koperasi Budi Arie saat penutupan RAT Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Tanaoba Lais Manekat (TLM) Indonesia Tahun Buku 2024, di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin malam (14/4)/dok. Humas Kemenkop

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantoro menyebut kebangkitan koperasi hari ini merupakan kelanjutan dari cita-cita para pendiri bangsa.

“Seakan para founding fathers dan tokoh bangsa menyaksikan kita malam ini. Ini membuktikan bahwa cita-cita yang mereka rancang masih dapat kita lanjutkan semangatnya hingga hari ini,” kata Menkop Ferry.

Ia menegaskan, Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai pilar utama ekonomi nasional melalui berbagai kebijakan strategis, termasuk pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang kini telah mencapai lebih dari 83 ribu badan hukum koperasi.

Sementara itu, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena menilai koperasi memiliki peran penting di daerah, khususnya di NTT yang berbasis ekonomi rakyat.

“Di NTT, koperasi bukan alternatif, tetapi kebutuhan dasar. Bahkan di banyak daerah, koperasi hadir lebih dulu sebelum perbankan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa koperasi terbukti berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai 5,14 persen serta penurunan angka kemiskinan.

“Ini membuktikan bahwa koperasi mampu menjadi penyelamat di tengah kondisi ekonomi saat ini,” tegasnya.

KSP TLM Lakukan Rangkaian Kegiatan Sosial dan Ekonomi

Ketua Umum KSP TLM Indonesia Zesly menjelaskan bahwa RAT telah dilaksanakan secara bertahap di 44 kantor cabang pada Februari 2025 dan menghasilkan berbagai keputusan strategis untuk tahun buku 2026.

Zesly Ketua Umum KSP TLM Indonesia

“Menjelang acara puncak malam ini, kami bersama Bapak Menteri, Bapak Gubernur, dan seluruh hadirin telah melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan,” ungkap Zesly.

Ia merinci sejumlah agenda, di antaranya workshop pelatihan Koperasi Merah Putih (KMP) di Kota dan Kabupaten Kupang yang bekerja sama dengan Dinas Koperasi Provinsi NTT, serta pendampingan intensif bagi dua KMP binaan hingga berhasil menggelar RAT perdana.

“Kami juga memberikan pelatihan pengelolaan keuangan untuk memulai usaha serta menyusun proyeksi bisnis sederhana untuk satu tahun ke depan,” imbuhnya.

Selain itu, KSP TLM juga merealisasikan program CSR berupa rehabilitasi gerai sementara KMP Manulai II yang telah dikunjungi Menteri dan Gubernur.

“Kami juga melakukan kerja sama konsinyasi untuk produk air minum sehat dan kebutuhan sembako dengan target omzet awal Rp247 juta per tahun,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan juga mencakup festival kuliner yang melibatkan 100 IKM binaan KSP TLM dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTT, serta didukung Dinas Kominfo NTT di sepanjang Jalan Raya Palapa. KSP TLM juga menggelar konser musik sebagai apresiasi bagi pelaku ekonomi kreatif di Indonesia Timur.

“Kami juga mengundang akademisi dan pelajar untuk memperkuat literasi perkoperasian, dengan harapan ke depan dapat memperluas kerja sama riset, pelatihan, hingga job fair,” papar Zesly.

Kinerja Kuat: Kredit Rp1,9 Triliun dan Ekspansi ke Bali hingga Sulawesi

Dari sisi kinerja, KSP TLM mencatat penyaluran kredit mencapai Rp1,9 triliun kepada 293 ribu anggota pada 2025. Pertumbuhan ini ditopang oleh ekspansi layanan melalui pembukaan dua kantor cabang di Bali, yakni Kabupaten Badung dan Buleleng, serta pengembangan cabang di Pulau Flores dan Donggala, Sulawesi Tengah.

“Kami bersyukur memperoleh predikat sehat, opini audit wajar tanpa pengecualian, serta mempertahankan rating BBB- dengan outlook stabil yang mencerminkan stabilitas keuangan koperasi,” ujar Zesly.

Ia menegaskan bahwa pertumbuhan koperasi juga didorong penguatan sektor riil, kemitraan pembiayaan dengan berbagai lembaga keuangan, serta fokus pada kesejahteraan anggota.

“Usaha simpan pinjam hanyalah sarana. Tujuan utama kami adalah kemandirian dan kesejahteraan anggota,” tegasnya.

KSP TLM juga menekankan pengembangan dampak sosial dan lingkungan melalui berbagai program, termasuk dukungan pada sektor pertanian, UMKM, dan kegiatan sosial masyarakat.

Dalam agenda RAT KSP TLM Indonesia ini, turut hadir Kamaruddin Batubara (Kambara) yang bersahabat baik dengan Ketua Umum KSP TLM Indonesia Zesly .

pasang iklan di sini
octa vaganza