hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Menteri Koperasi Tutup RAT KSP TLM Indonesia Aset Rp1,2 Triliun

PeluangNews, Kupang – Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi salah satu daerah yang menunjukkan kebangkitan koperasi secara nyata di Indonesia.

Hal itu terlihat dari percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih hingga tumbuhnya koperasi-koperasi besar yang mampu menggerakkan sektor produksi, distribusi, hingga pembiayaan masyarakat.

Penutupan RAT TLM Indonesia 2026

Dalam kesempatan itu, ia menyebut semangat koperasi di daerah tersebut menjadi bukti bahwa cita-cita para pendiri bangsa untuk menjadikan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional masih sangat relevan.

“Melihat seluruh founding fathers kita, para tokoh pendiri bangsa, malam ini kita membuktikan bahwa cita-cita yang dahulu dirumuskan oleh para pendiri republik ini dapat terus dilanjutkan semangatnya,” ujar Menkop Ferry saat menutup Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-15 Tahun Buku 2025 KSP TLM Indonesia di Kupang, NTT (25/4/2026).

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, gerakan koperasi, serta dukungan masyarakat di NTT telah menghadirkan optimisme baru bagi penguatan ekonomi kerakyatan.

“Malam seperti ini adalah malam yang dirindukan dan diimpikan oleh para tokoh bangsa, termasuk Bung Hatta. Dengan capaian aset dan kinerja koperasi yang terus berkembang, ini menjadi penyemangat bagi seluruh koperasi di NTT,” katanya.

Ferry menyoroti keberhasilan KSP TLM Indonesia yang tidak hanya bergerak di sektor simpan pinjam, tetapi juga mulai mengembangkan kegiatan produksi, distribusi, dan sektor usaha lainnya. Menurutnya, hal itu membuktikan bahwa koperasi kini semakin mendapat sambutan signifikan dari masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena menilai koperasi memiliki peran penting di daerah, khususnya di NTT yang berbasis ekonomi rakyat.

Melky Laka Lena Gubernur NTT

“Di NTT, koperasi bukan alternatif, tetapi kebutuhan dasar. Bahkan di banyak daerah, koperasi hadir lebih dulu sebelum perbankan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa koperasi terbukti berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai 5,14 persen serta penurunan angka kemiskinan.

“Ini membuktikan bahwa koperasi mampu menjadi penyelamat di tengah kondisi ekonomi saat ini,” tegasnya.

Aset Rp1,2 Triliun

Koperasi Simpan Pinjam (KSP) TLM Indonesia mencatatkan capaian signifikan sepanjang tahun buku 2025 dengan total aset mencapai Rp1,2 triliun.

Capaian ini menjadi penanda kuat pertumbuhan koperasi yang terus berkembang di wilayah Indonesia Timur sekaligus mempertegas peran koperasi sebagai solusi nyata bagi penguatan ekonomi rakyat.

Zesly Ketua Umum KSP TLM Indonesia

Ketua Umum KSP TLM Indonesia, Zesly, menyampaikan hal tersebut dalam malam penutupan rangkaian Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang telah digelar di 44 kantor cabang pada Februari 2026. Dari rangkaian RAT tersebut, berbagai keputusan strategis untuk tahun buku 2026 telah disepakati, termasuk target pertumbuhan aset menjadi Rp1,4 triliun.

“Kinerja kami telah kami laporkan, dan kami berbangga karena memperoleh predikat sehat dalam penilaian kesehatan koperasi. Opini audit kami juga Wajar Tanpa Pengecualian, serta kami berhasil mempertahankan rating BBB- Stable Outlook yang mencerminkan stabilitas keuangan dan kemampuan koperasi dalam memenuhi kewajiban secara berkelanjutan,” ujar Zesly.

Ia menjelaskan, dari total aset Rp1,2 triliun tersebut, sebanyak 37 persen dukungan pembiayaan modal kerja berasal dari kemitraan dengan perbankan dan lembaga non-perbankan, di antaranya Bank NTT, Bank Artha Graha Internasional, LPDB Kemenkop, BPDLH, hingga investor sosial asing.

Sepanjang 2025, KSP TLM Indonesia juga berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp1,9 triliun kepada 293 ribu anggota. Mayoritas anggota koperasi tersebut merupakan kaum ibu yang menjadi tulang punggung keluarga dan pelaku ekonomi produktif di berbagai daerah.

“Anggota kami mayoritas adalah kaum ibu yang sangat disiplin, bekerja keras, dan memiliki dedikasi besar untuk keluarga. Merekalah bukti nyata tanggung jawab yang membuat KSP TLM Indonesia terus bertumbuh,” katanya.

Tidak hanya fokus pada layanan simpan pinjam, KSP TLM Indonesia juga melakukan ekspansi pelayanan dengan membuka dua kantor cabang baru di Kabupaten Tabanan dan Buleleng, Bali, dua cabang di Pulau Flores, serta satu cabang di Donggala, Sulawesi Tengah.

Di sektor pemberdayaan ekonomi, koperasi ini aktif menciptakan agen beras di wilayah produktif seperti Kabupaten Kupang dan Flores Barat. Melalui Koperasi Lakof sebagai off-taker, hasil tani anggota diserap dan didistribusikan kembali ke jaringan cabang maupun anggota.

Bersama Dinas Pertanian, KSP TLM Indonesia juga mencatat peningkatan produktivitas padi dan jagung hingga 35 persen pada 2025. Program ini selanjutnya akan ditransformasikan menjadi skema pinjaman pertanian dan penguatan kapasitas bagi 40 persen anggota yang bergerak di sektor agraris.

Selain itu, perusahaan juga merealisasikan program CSR berupa rehabilitasi gerai sementara KMP Manulai II di Kupang serta kerja sama konsinyasi produk air minum sehat dan sembako dengan target omzet awal Rp247 juta per tahun.

Dalam bidang sosial, koperasi turut memberikan bantuan bagi anggota terdampak bencana di sejumlah wilayah seperti Kupang, Belu, Malaka, Alor, Flores, Ende, Nagekeo hingga Palu. Perbaikan jalan desa, bantuan pertanian, pendampingan kelompok rentan, hingga dukungan kegiatan olahraga juga menjadi bagian dari kontribusi sosial koperasi.

Pada RAT tahun ini, KSP TLM Indonesia juga mengumumkan peluncuran program pinjaman pendidikan bagi anak-anak anggota agar dapat menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi tanpa terkendala biaya.

“Usaha simpan pinjam hanyalah sebuah sarana. Tujuan kami adalah kemandirian dan kesejahteraan anggota. Dari Timur Indonesia, saya ingin menyampaikan bahwa koperasi adalah salah satu solusi nyata bagi ekonomi rakyat,” tegas Zesly.

Untuk 2026, selain menargetkan aset naik menjadi Rp1,4 triliun, KSP TLM Indonesia juga akan membuka dua kantor cabang baru di Bali, melakukan pemekaran empat kantor cabang di NTT dan Sulawesi Tengah, serta mempercepat transformasi digital guna memperluas akses layanan bagi anggota.

Dalam agenda RAT KSP TLM Indonesia ini, turut hadir Kamaruddin Batubara (Kambara) yang bersahabat baik dengan Ketua Umum KSP TLM Indonesia Zesly .

pasang iklan di sini
octa vaganza