
PeluangNews, Jakarta-ParagonCorp memperkuat langkah pengembangan inovasi industri kecantikan nasional melalui penjajakan kolaborasi dengan BASF, perusahaan kimia multinasional asal Jerman.
Kerja sama ini diarahkan untuk mengeksplorasi pengembangan kosmetik berbasis sains dan teknologi sekaligus memperkuat kapabilitas riset dan pengembangan (R&D) di tengah dinamika industri kecantikan.
Penjajakan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara ParagonCorp dan unit bisnis Personal Care BASF di kantor ParagonCorp, Jakarta. Melalui kesepakatan ini, ParagonCorp menjadi perusahaan kecantikan pertama di Indonesia yang menjalin MoU dengan unit bisnis Personal Care BASF.
Penandatanganan dilakukan oleh Deputy CEO and Chief R&D Officer ParagonCorp dr. Sari Chairunnisa, Sp.D.V.E., FINSDV, dan Vice President Personal Care Solutions Asia Pacific BASF Dr. Chang Wang.
Kolaborasi ini membuka peluang bagi kedua perusahaan untuk menggabungkan pengalaman ParagonCorp dalam memahami kebutuhan konsumen dengan keunggulan BASF di bidang riset, ilmu bahan baku, serta teknologi formulasi.
Deputy CEO and Chief R&D Officer ParagonCorp dr. Sari Chairunnisa mengatakan, inovasi produk kecantikan perlu dibangun berdasarkan pemahaman terhadap kebutuhan konsumen dan didukung pendekatan ilmiah.
Menurut dia, penguatan riset serta pertukaran pengetahuan menjadi faktor penting untuk mengeksplorasi pendekatan baru dalam pengembangan produk kosmetik yang relevan dengan kebutuhan pasar.
“Kami percaya bahwa inovasi perlu berangkat dari pemahaman terhadap kebutuhan konsumen dan terus dikembangkan melalui pendekatan berbasis sains. Penjajakan kolaborasi dengan BASF membuka peluang bagi kami untuk bertukar pengetahuan, memperluas perspektif, dan mengeksplorasi keahlian yang dapat mendukung pengembangan inovasi kosmetik yang relevan,” ujar Sari.
Dia menambahkan, sebagai Purposeful Beauty Tech Company, ParagonCorp terus mendorong pengembangan produk kecantikan dengan mengintegrasikan pemahaman konsumen, ilmu pengetahuan, dan teknologi.
Di sisi lain, BASF memiliki pengalaman global dalam pengembangan bahan baku dan teknologi personal care. Kapabilitas tersebut diharapkan dapat melengkapi kompetensi ParagonCorp dalam merancang produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen serta mengikuti perkembangan industri kecantikan.
Vice President Personal Care Solutions Asia Pacific BASF Dr. Chang Wang mengatakan, inovasi di industri personal care perlu berjalan seiring dengan perubahan ekspektasi konsumen. Karena itu, pendekatan berbasis sains dan pemahaman pasar menjadi elemen penting dalam menciptakan solusi produk yang relevan.
“Inovasi akan memberikan makna yang lebih besar ketika tetap dekat dengan kebutuhan konsumen. Dengan menggabungkan sains dan pemahaman yang lebih mendalam terhadap ekspektasi yang terus berkembang, kami berupaya membuka berbagai peluang baru untuk menghadirkan solusi personal care yang semakin relevan,” kata Chang.
Dia berharap penjajakan kerja sama tersebut dapat membuka peluang bagi kedua perusahaan untuk bersama-sama mendorong perkembangan inovasi di industri kecantikan.
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal bagi ParagonCorp dan BASF untuk mengidentifikasi berbagai potensi kerja sama berdasarkan kompetensi masing-masing perusahaan. Ke depan, kedua pihak akan mengeksplorasi peluang pengembangan inovasi dengan mempertimbangkan kebutuhan konsumen serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di industri kosmetik.
Dengan dukungan keahlian riset dan teknologi dari kedua perusahaan, kolaborasi ini berpotensi memperluas ruang pengembangan produk kecantikan yang tidak hanya mengikuti tren pasar, tetapi juga memiliki landasan ilmiah yang kuat.








