
PeluangNews, Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperkuat kualitas aparatur sipil negara (ASN) sebagai langkah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) di lingkungan Kementerian PU.
Penguatan ini tidak hanya difokuskan pada peningkatan kompetensi, tetapi juga pembinaan karakter, disiplin, hingga penyelesaian persoalan internal seperti judi online.
Komitmen tersebut ditegaskan Dody usai menerima kunjungan Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
“Kita tadi diskusi bagaimana BKN itu bisa membantu Kementerian PU untuk memperkuat ASN yang bertugas sebagai salah satu upaya mewujudkan good governance,” kata Dody.
Menurutnya, keberadaan BKN memiliki peran strategis dalam membangun sistem kepegawaian yang profesional, berintegritas, dan mampu mendukung pelaksanaan pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas langkah konkret untuk meningkatkan kapasitas ASN Kementerian PU melalui penguatan kompetensi, pembinaan karakter, hingga peningkatan disiplin kerja.
Dody menilai penguatan sumber daya manusia tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui pendekatan yang sistematis dan berkelanjutan.
“Dengan Kepala BKN tadi kita bicara bagaimana penguatan ASN di Kementerian PU di masa mendatang. Karena bagaimanapun juga ASN itu kan bagian utama dari statecraft-nya Pak Presiden, setelah TNI-Polri,” ujarnya.
Selain peningkatan kapasitas, Dody juga menyoroti sejumlah persoalan internal yang perlu segera dibenahi, mulai dari kedisiplinan kehadiran pegawai hingga maraknya kasus ASN yang terjerat judi online.
“Kita juga tadi diskusi bagaimana masalah-masalah itu bisa kita selesaikan dan terutama ASN di Kementerian PU ini dari waktu ke waktu bisa lebih baik,” tegasnya.
Sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang sehat dan transparan, Dody berencana membuka ruang komunikasi yang lebih intens dengan para pegawai.
Ia ingin rutin berdialog langsung dengan ASN guna memberikan perspektif baru mengenai pengembangan karier serta peran strategis mereka dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
Kolaborasi antara Kementerian PU dan BKN diharapkan melahirkan program pembinaan ASN yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Dengan demikian, Kementerian PU tidak hanya menjadi institusi yang unggul dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga mampu menjadi contoh penerapan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan akuntabel.








