hayed consulting
hayed consulting
umkm insigh
Berita  

Akses Keuangan Tinggi, OJK Soroti Literasi Gen Z

LIKE IT Series #6 di Kota Serang. Foto: ojk/peluangnews
LIKE IT Series #6 di Kota Serang. Foto: ojk/peluangnews

PeluangNews, Serang-Generasi muda semakin akrab dengan teknologi dan layanan keuangan digital. Namun, kemudahan mengakses produk keuangan belum tentu diikuti kemampuan mengelola uang secara bijak. Kondisi ini menjadi perhatian Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang terus mendorong penguatan literasi keuangan melalui program Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE IT).

Hal tersebut disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku, Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono dalam LIKE IT bertema “Money Moves: Invest Today, Build Your Future” di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Convention Hall, Selasa (8/9).

Dicky mengatakan, kedekatan generasi muda dengan teknologi digital tidak otomatis membuat mereka memiliki kecakapan finansial. Semakin mudah akses terhadap produk dan layanan keuangan, semakin besar pula kebutuhan untuk memahami risiko dan meningkatkan kualitas pengambilan keputusan.

Menurut dia, generasi muda perlu mampu membedakan kebutuhan dan keinginan serta mulai berinvestasi sejak dini. Ada tiga kata kunci yang perlu diterapkan dalam mengelola keuangan, yakni kelola, lindungi, dan tumbuhkan.

“Ada beberapa kata kunci yang dapat dilakukan. Pertama, kelola. Kedua, lindungi. Ketiga, tumbuhkan. Kelola uang kita sebelum uang mengendalikan pilihan kita. Lindungi apa yang sudah kita miliki dengan selalu ingat legal dan logis, serta tumbuhkan semuanya dengan tujuan yang jelas,” kata Dicky.

Dia menilai literasi keuangan juga dapat membantu generasi muda terhindar dari Fear of Missing Out (FOMO) dan Fear of Other People’s Opinions (FOPO) dalam mengambil keputusan finansial.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan penguatan literasi keuangan harus membekali generasi muda bukan hanya untuk memasuki dunia kerja, tetapi juga mengelola penghasilan, membangun usaha, berinvestasi, dan melindungi diri dari kejahatan keuangan.

“Pemerintah Provinsi Banten berharap sinergi OJK Provinsi Banten melalui berbagai program literasi keuangan dapat membangun generasi muda Banten yang bukan hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga siap mengelola penghasilan, membangun usaha, berinvestasi, menjaga dirinya dari kejahatan keuangan, dan akhirnya menjadi kekuatan ekonomi baru bagi Banten,” ujar Andra.

Dia mengingatkan perkembangan teknologi digital harus diimbangi pengetahuan dan kehati-hatian. Berbagai modus kejahatan digital seperti phishing, tautan palsu, akun media sosial palsu, investasi ilegal, dan pinjaman online ilegal perlu diwaspadai.

Sementara itu, Anggota Komisi XI DPR RI Annisa M. A. Mahesa mengingatkan generasi muda agar tidak mengambil keputusan investasi secara impulsif hanya karena mengikuti tren media sosial.

“Gen Z, kita-kita ini semua, teman-teman, adalah generasi yang sangat rentan terhadap masalah-masalah di keuangan. Contoh FOMO, kita ini sangat rentan terhadap pengambilan keputusan investasi yang impulsif karena mau ikut-ikutan,” kata Annisa.

Dia mendorong generasi muda memiliki dana darurat, menghindari utang konsumtif, menerapkan manajemen keuangan yang baik, serta menggunakan uang dingin untuk investasi. Informasi mengenai produk jasa keuangan juga harus diperoleh dari sumber yang tervalidasi.

Berdasarkan SNLIK 2026, indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia mencapai 69,57 persen, sedangkan inklusi keuangan 93,61 persen. Pada kelompok pelajar/mahasiswa, literasi keuangan tercatat 62,72 persen, sementara inklusi mencapai 92,76 persen.

Data tersebut menunjukkan akses keuangan generasi muda sudah luas, tetapi perlu diimbangi kecakapan menggunakan produk keuangan secara tepat dan bertanggung jawab.

LIKE IT Series #6 di Kota Serang diikuti 1.000 mahasiswa secara luring dan 2.473 mahasiswa serta masyarakat umum secara daring. OJK berharap kegiatan ini mendorong generasi muda membangun perilaku keuangan sehat dan menjadikan kecakapan finansial sebagai bagian dari gaya hidup menuju Indonesia Emas 2045.

pasang iklan di sini
lpdb.go.id