hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Menkop: Kopontren Siap Jadi Kekuatan Ekonomi Baru Indonesia

Menkop: Kopontren Siap Jadi Kekuatan Ekonomi Baru Indonesia
Menkop Ferry Juliantono: Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) siap jadi kekuatan ekonomi baru Indonesia/dok.humas

PeluangNews, Malang – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengembangan Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) di seluruh Indonesia. Pemerintah menilai Kopontren memiliki potensi besar untuk berkembang dan diproyeksikan menjadi salah satu kekuatan ekonomi baru nasional pada masa depan.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengungkapkan, perkembangan Kopontren dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang sangat positif. Hingga Desember 2025 tercatat terdapat sekitar 763 Kopontren dengan volume usaha mencapai Rp3,5 triliun serta 156 ribu anggota. Bahkan, sejumlah Kopontren telah memiliki aset lebih dari Rp1 triliun.

“Saya meyakini pada tahun-tahun mendatang aset dan volume usaha koperasi pesantren akan semakin besar. Insyaallah, koperasi pesantren akan menjadi kekuatan ekonomi baru di negara ini,” ujar Ferry saat membuka Sarasehan Nasional Majelis Pesantren Dakwah Indonesia (MPDI) 2026 di Pondok Pesantren Daarul Ukhuwah, Malang,  yang dikutip pada Ahad (28/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Ketua Umum MPDI Ayi Abdul Rosyid, Pimpinan Ponpes Daarul Ukhuwah Muhammad Ajir, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, serta Direktur Pembiayaan Syariah LPDB-KUMKM Ari Permana.

Dalam kesempatan itu, Ferry mengajak MPDI memperkuat jejaring koperasi pesantren melalui kolaborasi di bidang pendidikan, kaderisasi dakwah, hingga pemberdayaan ekonomi umat.

“MPDI memiliki posisi strategis sebagai wadah kolaborasi. Melalui jejaringnya, MPDI dapat memperkuat pertukaran pengalaman dan kerja sama antarkoperasi pesantren agar tumbuh semakin sehat, profesional, dan berkelanjutan,” katanya.

Baca Juga:MenKop: Kopontren Al-Ittifaq Bandung Siap Penuhi Pasokan Bahan Baku Program MBG

Selain itu, Menkop menegaskan bahwa program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi mitra strategis bagi Kopontren dan pelaku UMKM dalam memperluas akses pemasaran produk.

“Prioritas utama kami adalah produk-produk UMKM lokal, khususnya yang dihasilkan pesantren. Kami pastikan produk pesantren menjadi prioritas untuk dipasarkan melalui gerai KDKMP,” tegas Ferry.

Untuk memperkuat daya saing Kopontren, Kemenkop bersama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) juga berkomitmen memberikan dukungan pembiayaan, terutama bagi koperasi sekunder MPDI yang baru diluncurkan.

Menurut Ferry, koperasi sekunder tersebut diharapkan mampu menjadi penggerak utama dalam memperkuat dan mengembangkan koperasi-koperasi primer di lingkungan pesantren.

“Saya mengajak seluruh pihak menjadikan forum ini sebagai momentum memperkuat sinergi dan merumuskan langkah-langkah nyata dalam membangun koperasi pesantren yang sehat, profesional, inovatif, dan berdaya saing,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum MPDI Ayi Abdul Rosyid menegaskan pihaknya berkomitmen menjadikan pesantren sebagai simpul utama pemberdayaan ekonomi masyarakat. Peluncuran koperasi sekunder MPDI merupakan langkah strategis untuk mengonsolidasikan kekuatan ekonomi pesantren di seluruh Indonesia.

“Koperasi ini kami harapkan menjadi wadah yang menghubungkan kekuatan pesantren dari Sabang sampai Merauke dengan semangat ta’awun, gotong royong, dan pemberdayaan ekonomi umat,” katanya.

Dukungan juga datang dari Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid yang mengapresiasi inisiatif MPDI dalam memperkuat ekonomi umat melalui koperasi.

Hal senada disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak. Menurutnya, koperasi merupakan model paling tepat untuk membangun kemandirian ekonomi pesantren karena berlandaskan semangat kekeluargaan dan gotong royong.

“Dengan hadirnya koperasi sekunder MPDI, sudah terbentuk keguyuban di antara anggotanya. Asasnya adalah kekeluargaan. Kami optimistis pesantren akan berkembang semakin pesat, dan mudah-mudahan Jawa Timur menjadi bagian penting dalam mendorong kesuksesan MPDI,” ujar Emil. (Aji)

pasang iklan di sini
octa vaganza