hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi
Wisata  

Danau Bakuok Kampar, Destinasi Wisata Akhir Pekan dengan Pesona Sunset

Danau Bakuok di Desa Aur Sati, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar/ PU-Peluangnews

PeluangNews, Jakarta – Mencari destinasi wisata untuk menghabiskan akhir pekan di Riau? Danau Bakuok di Desa Aur Sati, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, kini menawarkan suasana baru setelah kawasan tersebut direvitalisasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera 3, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA).

Danau Bakuok bukan sekadar menawarkan hamparan air yang tenang. Kawasan ini kini tampil lebih tertata dengan jalur pedestrian, waterfront, ruang terbuka, serta lanskap hijau yang membuatnya semakin nyaman sebagai ruang rekreasi masyarakat.

Berada sekitar 45 menit dari Kota Pekanbaru, Danau Bakuok semakin ramai dikunjungi wisatawan, khususnya pada akhir pekan. Suasananya yang terbuka dan panorama perairan yang berpadu dengan lanskap hijau menjadikan kawasan ini pilihan untuk bersantai, berolahraga, berkumpul bersama keluarga, hingga menikmati matahari terbenam.

Yang menarik, kawasan Danau Bakuok yang kini menjadi ruang publik tersebut sebelumnya merupakan aliran sungai mati dari Sungai Kampar. Melalui revitalisasi, kawasan tersebut ditata sehingga memiliki fungsi yang lebih luas bagi masyarakat.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan infrastruktur tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan konektivitas, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, termasuk mendukung pengembangan destinasi wisata daerah.

“Kementerian PU berkomitmen terus mengawal pelaksanaan infrastruktur secara optimal dengan selalu memastikan kualitas, keberlanjutan, dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya sebagai dukungan kawasan pariwisata,” ujar Menteri Dody.

Daya tarik Danau Bakuok semakin terasa setelah kawasan tersebut mengalami revitalisasi secara bertahap sejak 2022. Penataan dilakukan dengan tetap mempertahankan fungsi utama danau sebagai bagian dari infrastruktur sumber daya air.

Sejumlah pekerjaan dilakukan, mulai dari pengerukan danau untuk meningkatkan kapasitas tampungan air, pembersihan gulma agar area genangan lebih luas, pembangunan turap beton untuk memperkuat tebing, hingga penataan kawasan menjadi ruang yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

Hasilnya cukup signifikan. Luas genangan Danau Bakuok meningkat dari sekitar 7 hektare menjadi sekitar 21 hektare.

Perubahan tersebut tidak hanya memperluas kawasan perairan, tetapi juga meningkatkan kapasitas Danau Bakuok dalam menampung limpasan air ketika debit Sungai Kampar meningkat pada musim hujan. Dengan fungsi tersebut, danau turut membantu mengurangi potensi banjir di kawasan sekitarnya.

Dengan kawasan yang semakin tertata, Danau Bakuok menawarkan alternatif wisata bagi masyarakat yang ingin menikmati akhir pekan tanpa harus pergi terlalu jauh dari Pekanbaru.

Jalur pedestrian dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berjalan santai maupun berolahraga. Ruang terbuka dan lanskap hijau memberikan area untuk berkumpul bersama keluarga, sementara kawasan waterfront menghadirkan ruang untuk menikmati suasana perairan.

Panorama matahari terbenam menjadi salah satu daya tarik lain yang dapat dinikmati pengunjung ketika berada di kawasan Danau Bakuok.

Kombinasi antara hamparan air, ruang terbuka, lanskap hijau, dan fasilitas kawasan yang semakin tertata membuat Danau Bakuok memiliki potensi untuk berkembang sebagai salah satu destinasi wisata daerah di Kabupaten Kampar.

Di balik fungsinya sebagai tempat rekreasi, Danau Bakuok tetap memiliki fungsi penting sebagai infrastruktur sumber daya air.

Revitalisasi kawasan dilakukan bukan semata-mata untuk mempercantik kawasan wisata, tetapi juga untuk meningkatkan fungsi dan kapasitas danau. Pengerukan, pembersihan gulma, serta penguatan tebing menjadi bagian dari upaya menjaga fungsi Danau Bakuok dalam sistem pengelolaan sumber daya air.

Ketika musim hujan tiba dan debit Sungai Kampar meningkat, kapasitas tampungan yang lebih besar memungkinkan Danau Bakuok menampung limpasan air sehingga potensi banjir di kawasan sekitar dapat ditekan.

Pada saat yang sama, keberadaan kawasan yang tertata membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar. Aktivitas wisata diharapkan dapat mendorong pertumbuhan UMKM, usaha kuliner, serta berbagai kegiatan ekonomi lokal.

Revitalisasi Danau Bakuok akhirnya mempertemukan tiga manfaat sekaligus dalam satu kawasan, yakni fungsi pengendalian banjir, pelestarian lingkungan, dan pengembangan pariwisata.

Kehadiran ruang publik tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian PU menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya berfungsi secara teknis, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mendukung perekonomian daerah.

Danau Bakuok kini bukan hanya menjadi kawasan tampungan air, tetapi juga ruang publik yang menawarkan alternatif wisata akhir pekan bagi masyarakat Riau, khususnya mereka yang ingin menikmati suasana alam, bersantai bersama keluarga, atau berburu panorama matahari terbenam di Kabupaten Kampar.

pasang iklan di sini
octa vaganza