hayed consulting
hayed consulting
umkm insigh

IHSG Rebound Tembus 6.000, Rupiah Menguat Ditopang Proyeksi IMF 5,1%

IHSG menguat
Ilustrasi: IHSG Ditutup Menguat /dok.peluangnews

PeluangNews, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melesat ke level 6.000 pada perdagangan Rabu (14/10/2026) siang setelah sempat tertekan dua hari terakhir.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, pada pukul 10.20 WIB IHSG naik 1,35% ke posisi 6.009,95. IHSG pagi ini dibuka menguat 0,25% di level 5.940,68 dan sempat menyentuh level terendah 5.906.

Nilai transaksi tercatat Rp3,7 triliun dari 13,96 miliar saham yang diperjualbelikan. Sebanyak 426 saham menguat, 195 saham melemah, dan 161 saham stagnan.

Saham perindustrian, teknologi, dan properti menjadi pendorong dengan kenaikan masing-masing 1,98%, 1,49%, dan 1,45%.

Penguatan IHSG sejalan dengan menguatnya rupiah. Dari pembukaan pagi yang sempat melemah 12 poin ke Rp17.913 per dolar AS, siang ini rupiah berbalik menguat 0,06% ke level Rp17.885 per dolar AS.

Sentimen positif datang dari Dana Moneter Internasional (IMF). Dalam laporan World Economic Outlook edisi Oktober 2026 yang dirilis di Bangkok, IMF menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 5,0% menjadi 5,1% untuk tahun 2026.

Proyeksi 2027 tetap 5,1%. Namun inflasi diperkirakan naik ke 3,3% dari proyeksi sebelumnya.

IMF menilai pertumbuhan Indonesia masih di atas China yang 4,5%, meski di bawah Vietnam 8,4% dan India 7%. Laporan tersebut menyoroti ketahanan ekonomi Indonesia di tengah guncangan geopolitik dan lonjakan sektor kecerdasan buatan (AI).

Analis Ciptadana memproyeksikan IHSG hari ini bergerak di kisaran 5.829-5.995 dengan peluang rebound teknikal karena sudah mendekati area jenuh jual.

Namun investor diminta waspada menunggu rilis data inflasi AS (CPI) malam ini pukul 19.30 WIB yang diperkirakan naik ke 3,6%. []

pasang iklan di sini
lpdb.go.id