
PeluangNews, Jakarta – Sebanyak 192.600 jemaah haji Indonesia dari 499 kloter, atau sekitar 94,7% sudah tiba di Tanah Suci, Arab Saudi.
Mereka telah melaksanakan umrah wajib dan mempersiapkan diri menuju puncak haji di Arafah pekan depan.
Pada Rabu (20/5/2026) ini, cuaca Makkah diprediksi berada di kisaran 43 derajat celcius.
Untuk menghadapi suhu yang cukup panas tersebut, jemaah haji Indonesia diimbau agar selalu menjaga kesehatan, terutama menjelang puncak haji yang membutuhkan kondisi fisik prima.
Menurut Kementerian Haji dan Umrah yang mengacu pada AccuWeather, suhu udara di Makkah pada Rabu (20/5/2026) pagi berada di kisaran 33°C, lalu suhu naik pada siang hari hingga mencapai 43°C.
Pada sore harinya, suhu udara sedikit menurun ke kisaran 39°C sebelum kembali pada malam hari di sekitar 36°C. Adapun, tingkat kelembaban rata-rata tercatat sekitar 19%, menandakan kondisi udara yang cenderung kering.
Kelembaban rendah meningkatkan risiko dehidrasi, sehingga jemaah haji perlu menyiapkan diri termasuk minum yang cukup.
Kecepatan angin di Makkah relatif ringan dengan rata-rata sekitar 11 kilometer per jam, sehingga tidak banyak membantu menurunkan panas di permukaan.
Untuk Kamis (21/5/2026), suhu di Makkah diperkirakan berada di kisaran 32°C hingga 43°C. Tren ini menunjukkan peningkatan suhu secara bertahap menuju puncak musim panas di Arab Saudi.
Kondisi panas kering diperkirakan masih akan bertahan dalam beberapa hari ke depan, dengan potensi suhu maksimum terus mendekati 40°C pada siang hari.
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengimbau jemaah haji Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca panas.
Jemaah lanjut usia dan yang memiliki komorbid disarankan melaksanakan ibadah di hotel untuk menghindari paparan panas berlebih.
Selain itu, penggunaan pelembap kulit dan wajah dianjurkan untuk menjaga kondisi tubuh. Langkah ini dinilai penting guna mencegah gangguan kesehatan seperti dehidrasi dan kelelahan akibat panas selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Berikut imbauan Kemenhaj bagi jemaah haji Indonesia pada hari Salat Jumat pertama di Makkah:
1. Lansia dan jemaah haji yang memiliki penyakit komorbid agar melaksanakan salat di hotel.
2. Gunakan pelembab kulit dan wajah
3. Gunakan masker saat di luar ruangan
4. Semprotkan air ke kulit
5. Minum air putih atau air zamzam
200 mililiter per jam, segera minum tanpa menunggu haus. Air dapat dicampur oralit. []








