hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Wamenkop: Kunci Sukses Koperasi Ada pada Pengurus Amanah

Wamenkop: Kunci Sukses Koperasi Ada pada Pengurus Amanah
Wamenkop Farida Farichah (baju putih) berfoto bersama usai mengunjungi Koperasi Konsumen Syariah Karya Terpadu Madani di Lombok Timur, Ahad (28/6)/dok.humas

Wamenkop Farida Farichah mengapresiasi Koperasi Konsumen Syariah Karya Terpadu Madani di Lombok Timur yang berhasil mengelola aset Rp25 miliar. Menurutnya, tata kelola yang amanah dan kepercayaan anggota menjadi fondasi utama pertumbuhan koperasi hingga berpeluang menembus aset Rp100 miliar.

PeluangNews, Lombok Timur – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mengapresiasi kiprah Koperasi Konsumen (Kopmen) Syariah Karya Terpadu Madani di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Koperasi tersebut dinilai menjadi simbol kemandirian ekonomi masyarakat karena mampu menjadi tumpuan pembiayaan usaha, terutama bagi kalangan ibu rumah tangga (IRT).

Menurut Wamenkop, koperasi yang sehat, amanah, dan menjalankan prinsip-prinsip perkoperasian secara konsisten akan selalu mendapat kepercayaan masyarakat. Kepercayaan itu, kata dia, lahir dari tata kelola yang baik serta pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anggota.

“Kuncinya dua hal. Satu, pengurusnya amanah. Dua, anggotanya percaya,” kata Farida saat melakukan kunjungan kerja ke Lombok Timur, Ahad (28/6).

Kopmen Syariah Karya Terpadu Madani saat ini mengelola dana simpanan anggota sebesar Rp16,5 miliar dengan total aset sekitar Rp25 miliar. Capaian tersebut dinilai menjadi bukti bahwa semangat gotong royong mampu melahirkan kekuatan ekonomi yang besar apabila dikelola secara profesional. kunci sukses koperasi

Farida optimistis tingginya kepercayaan masyarakat terhadap koperasi tersebut akan mendorong pertumbuhan aset hingga mencapai Rp100 miliar dalam waktu yang tidak terlalu lama.

“Inilah kekuatan koperasi. Mungkin yang kita punya sedikit, tetapi ketika dikumpulkan sedikit demi sedikit akan menjadi modal besar. Modal besar ini, kalau dikelola secara amanah oleh pengurusnya, akan berkembang menjadi berlipat ganda,” ujarnya.

Ia berharap praktik baik yang dijalankan Koperasi Konsumen Syariah Karya Terpadu Madani dapat menjadi inspirasi bagi koperasi lain di berbagai daerah. Menurutnya, koperasi yang dikelola secara profesional tetap menjadi lembaga ekonomi yang dapat dipercaya, berbeda dengan praktik investasi bodong yang kerap mengatasnamakan koperasi.

Baca Juga:Wamenkop Dorong Kopdes Merah Putih dan Koperasi Eksisting Sektor Pangan Masuk Ekosistem MBG

Wamenkop juga mengingatkan pentingnya meningkatkan literasi keuangan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran keuntungan tinggi dari lembaga-lembaga ilegal yang mengatasnamakan koperasi. kunci sukses koperasi

Farida kemudian mengaitkan keberhasilan koperasi tersebut dengan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang tengah dikembangkan pemerintah. Program itu diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan di tingkat desa sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rentenir maupun pinjaman online ilegal.

Ia pun mengajak masyarakat untuk turut menyebarkan informasi positif mengenai koperasi sebagai lembaga ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Menutup sambutannya, Farida memohon dukungan seluruh masyarakat agar koperasi terus berkembang dan memberikan manfaat yang semakin luas.

“Mohon doanya agar koperasi bisa terus memberikan dampak kepada masyarakat, terutama kepada Bapak dan Ibu semua, sehingga kehadiran pemerintah melalui KDKMP benar-benar dirasakan manfaatnya,” tutupnya. (RO/Aji)

pasang iklan di sini
octa vaganza