
PeluangNews, Bekasi – Ribuan penonton memadati Lapangan Parkir Transera Park, Harapan Indah, Bekasi, Jumat (21/8/2026), dalam gelaran Primaria Fest Bekasi 2026. Perpaduan musik hip-hop, dangdut, koplo, EDM, hingga nuansa musik Indonesia Timur membuat festival berlangsung meriah sejak sore hingga malam.
Primaria Fest merupakan festival musik yang menghadirkan sejumlah musisi lintas genre dengan konsep hiburan yang dekat dengan generasi muda dan pencinta musik populer. Di Bekasi, gelaran tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menikmati pertunjukan musik sekaligus merasakan atmosfer festival yang penuh energi.
Suasana mulai memanas sejak penampilan pembuka OM Abidin, OM Lorensa, dan Pemandu Karaoke Sedih. Meski matahari masih cukup terik, penonton perlahan merapat ke depan panggung dan mulai berjoget mengikuti irama musik.
Memasuki malam, giliran Tenxi tampil dan langsung mengubah suasana menjadi semakin enerjik. Dengan aksi panggung yang lincah, Tenxi membawakan sejumlah lagu seperti “Winner”, “Independen”, dan “Produk Jawa”.

Antusiasme penonton semakin tinggi ketika lagu “Garam Madu”, “mejikuhibiniu”, dan “Bintang 5” dimainkan. Ribuan penonton tampak berjoget bersama mengikuti alunan musik hipdut yang tengah populer.
Setelah itu, Juan Reza mengambil alih panggung dengan membawakan lagu-lagu bernuansa Indonesia Timur. Lagu “Jamila Weta” dan “Pica Pica” sukses mengajak penonton kembali bergoyang.
Namun, penampilannya tidak hanya menghadirkan hiburan. Juan Reza juga mengajak penonton menunjukkan simpati kepada korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pesan tersebut membuat suasana festival sejenak berubah menjadi lebih haru.
Kemeriahan berlanjut ketika DNA yang digawangi King Aloy tampil. Membawa nuansa EDM dengan gaya panggung yang lebih santai, DNA tetap mampu mempertahankan energi penonton.
Salah satu momen unik terjadi ketika personel DNA membawa gerobak kue pancong dan kue cubit ke atas panggung. King Aloy bahkan membagikan kue tersebut kepada penonton di barisan depan dengan cara melemparkannya ke arah kerumunan.
Puncak Primaria Fest Bekasi 2026 hadir saat NDX A.K.A naik ke panggung. Teriakan penonton langsung menggema menyambut Yonanda dan Fajar.
Keduanya membuka penampilan dengan “Ditinggal Rabi”, kemudian mengajak penonton bernyanyi dan bergoyang lewat sejumlah lagu populer seperti “Nemen”, “Kelingan Mantan”, dan “Kimcil Kepolen”.
Penampilan NDX A.K.A menjadi penutup yang membuat suasana festival semakin pecah. Aransemen musik, aksi panggung, dan interaksi dengan penonton membuat ribuan orang bertahan hingga pertunjukan berakhir.
Primaria Fest Bekasi 2026 pun meninggalkan kesan sebagai festival musik yang menawarkan perpaduan genre dan pengalaman hiburan yang beragam. Bukan hanya menghadirkan deretan musisi populer, festival ini juga menghadirkan momen interaksi dan kebersamaan yang membuat suasana konser semakin hidup.








