
PeluangNews, Jakarta-Semangat kemerdekaan tak hanya dirayakan lewat parade dan karnaval, tetapi juga diwujudkan melalui upaya membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk bekerja dan meningkatkan kompetensi. Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi pengingat bagi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.
Komitmen tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI melalui kegiatan karnaval di Jakarta, Senin (17/8/2026). Kegiatan tersebut turut disaksikan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.
Yassierli mengatakan, kemerdekaan harus menjadi energi untuk menghadirkan kebijakan ketenagakerjaan yang mampu memberikan akses lebih luas kepada masyarakat, baik untuk memperoleh pekerjaan maupun meningkatkan kompetensi.
“Semangat kemerdekaan menjadi energi bagi kita untuk terus membangun Indonesia melalui sumber daya manusia yang unggul, kompeten, dan berdaya saing. Kita akan terus memperluas peningkatan kompetensi agar masyarakat semakin siap memasuki dunia kerja,” ujar Yassierli.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Kemnaker menjalankan sejumlah program yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan perluasan akses kerja. Di antaranya Pelatihan Vokasi Nasional, Pemagangan Nasional, Politeknik Ketenagakerjaan, serta KarirHub.
Berbagai program tersebut dirancang untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat dalam meningkatkan kompetensi, mendapatkan pengalaman kerja, menempuh pendidikan vokasi, sekaligus mengakses informasi mengenai peluang kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Bagi Kemnaker, penguatan kualitas SDM tidak dapat dipisahkan dari upaya menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang aman dan berkeadilan. Karena itu, pemerintah juga terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang aman, produktif, inklusif, serta mendukung hubungan industrial yang harmonis.
Penguatan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan pekerja dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman dan produktif. Di saat yang sama, hubungan industrial terus diperkuat agar tercipta keseimbangan kepentingan antara pekerja dan pemberi kerja.
Pesan tersebut turut dibawa Kemnaker dalam karnaval HUT ke-81 RI di Jakarta. Dalam kegiatan itu, Kemnaker bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) tampil dalam satu kendaraan terbuka yang telah dihias.
Karnaval dimulai dari kawasan Monumen Nasional (Monas) dan berakhir di Bundaran Hotel Indonesia (HI), menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan sekaligus simbol semangat bersama dalam membangun Indonesia melalui penguatan manusia dan dunia kerja.
Melalui momentum HUT ke-81 RI, Kemnaker menegaskan bahwa kemerdekaan juga berarti membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk berkembang, memperoleh pekerjaan layak, serta memiliki kompetensi yang mampu menjawab perubahan kebutuhan dunia kerja.








