hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi
Berita  

LPDB Gandeng 16 Koperasi Besar, Siapkan Pembiayaan Murah untuk Koperasi Merah Putih

LPDB Gandeng 16 Koperasi Besar, Siapkan Pembiayaan Murah untuk Koperasi Merah Putih

LPDB Gandeng 16 Koperasi Besar, Siapkan Pembiayaan Murah untuk Koperasi Merah Putih
LPDB Gandeng 16 Koperasi Besar, Siapkan Pembiayaan Murah untuk Koperasi Merah Putih/dok.humas

PeluangNews, Jakarta — Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi menggelar rapat dan diskusi strategis bersama 16 koperasi mitra dari berbagai daerah di Indonesia guna memperkuat sinergi dalam mendukung Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Forum ini menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem pembiayaan koperasi yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan, khususnya untuk mendukung layanan pembiayaan ultra mikro dengan bunga maksimal 6 persen bagi anggota KDKMP.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia Ahmad Zabadi, Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto, jajaran direksi LPDB, pejabat Kementerian Koperasi, serta perwakilan koperasi besar mitra LPDB dari seluruh Indonesia, di Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto menyampaikan apresiasi kepada seluruh koperasi mitra yang selama ini menjadi bagian penting dalam penguatan ekosistem pembiayaan koperasi nasional.

“Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk bersama-sama mendukung implementasi Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, khususnya dalam penguatan unit simpan pinjam dan layanan lembaga keuangan mikro. Kami berharap koperasi yang hadir dapat memberikan kontribusi nyata terhadap program strategis nasional ini,” ujar Krisdianto dalam keterangannya, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, forum tersebut bertujuan membangun pemahaman bersama terkait arah kebijakan dan implementasi program KDKMP sekaligus mendorong partisipasi aktif koperasi dalam pola kemitraan antar koperasi melalui konsep “kakak asuh”.

LPDB Gandeng 16 Koperasi Besar, Siapkan Pembiayaan Murah untuk Koperasi Merah Putih
Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto (sedang bicara) dan Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi/dok.humas

“Melalui diskusi ini, kami ingin memperkuat kolaborasi dalam memperluas akses pembiayaan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan. Kami berharap lahir skema terbaik untuk mendukung keberhasilan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” katanya.

Baca Juga: LPDB Koperasi Perkuat Peran Inkubator, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Jadi Fokus Utama 2026

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi menegaskan bahwa Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan langkah strategis pemerintah untuk menghadirkan pembiayaan murah bagi masyarakat desa sekaligus memperkuat koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat.

“Kami berharap koperasi besar yang telah eksis dan menjadi mitra LPDB dapat memberikan dukungan nyata terhadap layanan unit simpan pinjam atau pembiayaan super mikro di KDKMP melalui pilot project ini. Targetnya jelas, memutus ketergantungan masyarakat terhadap rentenir dan tengkulak dengan tingkat bunga pembiayaan maksimal enam persen,” ujar Ahmad Zabadi.

Ia menambahkan, skema “kakak asuh” dalam KDKMP merupakan implementasi nyata prinsip koperasi, yakni kerja sama antar koperasi. lpdb koperasi pembiayaan murah

“Ini momentum bagi koperasi besar sebagai kakak asuh. Kita harus mengambil peluang ini dan membangun kerja sama yang produktif antar koperasi. Namun prinsip kehati-hatian tetap dijalankan. Jika memang tidak layak, maka jangan diberikan pembiayaan, dan pemerintah tidak akan mengintervensi proses profiling risiko yang dilakukan koperasi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Zabadi juga memaparkan perkembangan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang kini berjalan bertahap. Setelah peluncuran operasionalisasi 1.061 KDKMP oleh Presiden RI Prabowo Subianto, pemerintah menargetkan peluncuran lanjutan hingga 30 ribu KDKMP pada Agustus mendatang.

Pemerintah, lanjutnya, memastikan seluruh koperasi yang telah dioperasionalkan benar-benar berjalan permanen dan mampu melayani kebutuhan dasar masyarakat desa, mulai dari gerai sembako, layanan kesehatan, logistik, hingga pembiayaan mikro.

LPDB Koperasi optimistis sinergi antara pemerintah, LPDB, dan koperasi besar nasional dapat mempercepat terbentuknya ekosistem pembiayaan koperasi yang kuat, sehat, dan berpihak pada masyarakat desa guna mendukung pemerataan ekonomi nasional berbasis koperasi.

Krisdianto mengungkapkan, seluruh koperasi peserta rapat menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut.

“Syukur Alhamdulillah, setelah pertemuan selama kurang lebih dua hingga tiga jam ini, dengan semangat gotong royong untuk mewujudkan program ini, 16 koperasi peserta rapat mendukung penuh inisiatif ini. Mereka bukan hanya memberikan pinjaman yang dananya berasal dari LPDB, tetapi juga melakukan pendampingan kepada KDKMP di wilayah layanan masing-masing koperasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, setelah forum tersebut pihaknya akan melakukan pendekatan langsung kepada para mitra koperasi untuk memastikan skema pembiayaan dan pendampingan dapat berjalan optimal.

“Karena ini murni business to business, bukan semata-mata gerakan sosial,” pungkas Krisdianto. (RO)

pasang iklan di sini
octa vaganza