hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Gempa NTT Akibatkan Dua Penerbangan di Bandara El Tari Kupang Dibatalkan

wings air
Ilustrasi: Pesawat Wings Air | Foto: Deon-Liputan6.com

PeluangNews, Jakarta – Dua penerbangan Wings Air di Bandara El Tari Kupang dengan nomor IW 1831 dan IW 1957 tujuan Ende dan Ruteng dibatalkan akibat gempa bermagnitudo 7,7 di perairan Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi.

Total 126 penumpang terdampak. Meski begitu, operasional bandara tetap berjalan normal.

Getaran fenomena alam ini terjadi pukul 05.58 WITA dengan pusat di Laut Flores, sekitar 30 kilometer timur laut Mbay di kedalaman 15 kilometer.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional El Tari Kupang, Teguh Darmawan Saiman, membenarkan bahwa dua penerbangan Wings Air dibatalkan.

Dia mengaku fasilitas, peralatan utama, dan sistem pendukung Bandara El Tari Kupang dalam kondisi baik dan siap melayani penerbangan.

Untuk rute yang dibatalkan, Wings Air menyiapkan pengembalian dana tiket penuh kepada seluruh penumpang yang terdampak.

Penerbangan ke Larantuka, Lembata, Tambolaka, Alor, Maumere, dan Labuan Bajo tetap dilayani dari Bandara El Tari Kupang.

Sementara rute menuju Bajawa (Ngada) masih dalam proses koordinasi guna memastikan kesiapan operasional bandara tujuan.

Pengelola bandara terus berkoordinasi dengan BMKG, maskapai penerbangan, dan instansi terkait untuk memantau perkembangan pascagempa serta memastikan keselamatan operasional.

Episenter gempa berada di Laut Flores dan berjarak sekitar 318 kilometer dari Bandara El Tari Kupang secara garis lurus.

Pembatalan penerbangan ke Ende dan Ruteng diberlakukan sambil menunggu verifikasi kelayakan fasilitas di bandara tujuan. Informasi terkait perubahan jadwal akan disampaikan secara berkala sesuai kondisi lapangan.

Data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga pukul 15.00 WIB pada Sabtu (15/8/2026), jumlah korban meninggal tercatat 38 orang, dua luka berat, dan 11 luka ringan.

Sekitar 2.000 jiwa mengungsi secara mandiri. Sedangkan wilayah terdampak parah, Kabupaten Sikka, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, dan Ende.

Pendataan serta proses validasi di lapangan masih terus dilakukan oleh tim gabungan karena jumlah korban dan kerusakan infrastruktur kemungkinan masih bisa bertambah. []

pasang iklan di sini
octa vaganza