
PeluangNews, Bogor – Cuaca ekstrem melanda wilayah Bogor pada Rabu (30/9/2026) siang hingga mengakibatkan 13 rumah rusak berat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menetapkan status “siaga hujan lebat hingga sangat lebat” untuk Kabupaten Bogor dan status “Waspada” untuk Kota Bogor, Kota Depok, dan Bekasi pada hari ini.
Secara umum hujan diprediksi mulai cerah berawan pagi, kemudian hujan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang pada siang hingga malam hari.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini khusus wilayah Bogor, Sukabumi, Cianjur, dan Bandung Raya.
Pada Rabu (30/9/2026), cuaca ekstrem terjadi di Kota Bogor – Bogor Utara.
Hujan deras disertai angin kencang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Sebanyak lima rumah rusak di bagian atap;
1. Rumah Ade Sopian (rusak sedang atap dapur dan kamar mandi,
2. Rumah Indro (rusak sedang atap lantai 2)
3. Kediaman Wintarsih (rusak sedang atap dapur)
4. Rumah Andi Salim (rusak berat atap ruang tengah, kamar tidur & kamar mandi)
5. Rumah Keli Sugiantoro (rusak sedang hampir seluruh atap lantai 2)
Menurut BPBD Kota Bogor, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.
Sedangkan kejadian di wilayah Kabupaten Bogor terjadi di Babakan Madang, Cijayanti, Cigudek, dan Ciomas.
Banjir bandang terjadi akibat curah hujan tinggi dan luapan sungai
Di Babakan Madang dan Cijayanti, Kali Cicerewet meluap dan tanggul jebol, merendam puluhan rumah warga, merusak berat sekitar delapan rumah, serta menyeret kendaraan roda dua dan mobil.
Di Cigudek, banjir bandang menerjang beberapa desa akibat luapan kali setempat.
Di Ciomas, sejumlah rumah dan ruas jalan terendam banjir serta beberapa kerusakan fasilitas umum. Untuk jumlah kerusakan dan kerugian materi masih dalam pendataan.
Banyak rumah, mobil terendam banjir dan alami kerusakan serta sejumlah pohon tumbang.
Atas kejadian ini BPBD Kota Bogor langsung mengirim tim TRC-PB untuk asesmen cepat setelah laporan warga masuk pukul 11.00 WIB.
Sementara itu, BPBD Kabupaten Bogor menetapkan puluhan kecamatan di Bogor masuk kategori rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang dan tanah longsor.
Tim gabungan melakukan evakuasi pohon tumbang dan pendataan kerugian. Untuk Ciomas, tim masih mendata kerusakan di lapangan.
BMKG dan Pemda mengimbau warga memangkas pohon rawan tumbang, memastikan atap rumah kuat, dan tidak beraktivitas di luar ruangan saat hujan petir.
Sampai berita ini diturunkan pukul 20.00 WIB, tidak ada laporan korban jiwa untuk kejadian di Bogor Utara.
Untuk banjir bandang di Babakan Madang & Cigudek, kerugian materi masih dalam pendataan BPBD dan belum ada laporan korban jiwa. []








