hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Digandeng PT Bayer Indonesia Kembangkan Pertanian Berkelanjutan

Lebih dari 100 petani penggerak (key farmers) dari Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang mengikuti kegiatan sosialisasi memperkuat ekosistem pertanian mulai dari strategi mengakses pembiayaan, penggunaan sarana produksi berkualitas, serta pendampingan di lapangan.

Keseriusan Kopsyah BMI untuk meningkatkan kesejahteraan anggota petani menjadi daya tarik tersendiri bagi PT Bayer Indonesia. Perusahaan raksasa asal Jerman itu, menggandeng koperasi yang dipimpin Kamaruddin Batubara untuk mengembangkan pertanian produktif berkelanjutan.

Kolaborasi Bayer dengan Kopsyah BMI diwujudkan dalam acara Stakeholder Gathering Better Life Farming yang digelar di Karawang, 29 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 100 petani kunci yang berasal dari Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang, dua sentra produksi pertanian di kawasan Pantura Jawa Barat.

Dalam kegiatan tersebut, petani diarahkan untuk memperkuat ekosistem pertanian antara lain strategi mengakses pembiayaan, penggunaan sarana produksi berkualitas, serta pendampingan di lapangan.

Dari pihak Kopsyah BMI hadir di antaranya Manajer Pemberdayaan Anggota Kopsyah BMI M. Suproni didampingi Koordinator Regional Sonny Gusti Hakim, Muhammad Saepul, serta para Manajer Cabang Kopsyah BMI Wilayah Bekasi dan Karawang. Sementara dari Bayer Indonesia hadir Captain Squad West Java Luqman Affandy dan Coordinator Better Life Farming Unit West Agung Prasetyo.

Menurut Suproni, Kopsyah BMI memiliki skema pembiayaan Mikro Mitra Tani dan Ternak (MMT). Skema ini selain membantu petani memperoleh sarana produksi juga system pembayarannya mengikuti siklus usaha tani.

“Kopsyah BMI tidak hanya memenuhi kebutuhan modal petani dalam bentuk sarana produksi pertanian. Kami juga memberikan kemudahan dengan pembayaran dilakukan setelah panen. Selain itu, petani mendapatkan pendampingan hingga masa panen,” ujar Suproni.

Captain Squad West Java Luqman Affandy menyambut positif sinergi yang dibangun bersama Kopsyah BMI. “Bayer dan BMI memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan petani yang mandiri melalui akses permodalan yang mudah sekaligus didukung sarana produksi pertanian yang berkualitas,” katanya.

Selepas acara, sejumlah petani langsung mendaftarkan diri menjadi anggota Kopsyah BMI. Respons tersebut menunjukkan meningkatnya minat petani terhadap pembiayaan syariah yang tidak hanya menawarkan akses modal, tetapi juga pendampingan usaha sebagai bagian dari pemberdayaan anggota.

Pada kesempatan berbeda, Direktur Utama Kopsyah BMI Kamaruddin Batubara, biasa disapa Kambara, mengapresiasi kolaborasi tersebut dalam memperkuat sektor pertanian nasional.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Bayer Indonesia yang telah mempercayai Kopsyah BMI menjadi bagian dari program pemberdayaan petani. Kolaborasi seperti ini membuktikan bahwa ketika perusahaan dan koperasi bersinergi, manfaatnya akan langsung dirasakan oleh para petani sebagai pelaku utama ketahanan pangan nasional,” pungkas Kambara. (Dje)

pasang iklan di sini
octa vaganza