Pasokan informasi valid membantu Agus Baskoo dalam melaksanakan tiga peran Koperasi Astra yakni meningkatkan kesejahteraan anggota, memenuhi kebutuhan, dan meningkatkan retensi karyawan Astra Group.

Ketua Pengurus Koperasi Astra, Agus Baskoro, biasa disapa Abas, terbiasa menggunakan basis data kuantitatif dalam mengambil suatu keputusan. Ini penting agar kebijakan yang diambil sesuai dengan realitas. Untuk itu, ia senantiasa memantau dashboard digital yang ditempatkan di salah satu ruangan kantornya yang antara lain menampilkan perkembangan jumlah anggota, simpanan, pinjaman, serta data lainnya.
Melalui dukungan sistem informasi yang andal, data-data tersebut ditampilkan secara real time sehingga tingkat akurasinya terjamin. Dari profiling data yang dilakukan, selanjutnya sarjana Teknik Mesin Institut Teknologi Sepuluh November ini mengeksekusi kebijakan seperti meluncurkan produk baru yang sesuai kebutuhan anggota.
Bagi Abas, ketersediaan data yang memadai dan akurat juga membantunya dalam melaksanakan tiga fungsi koperasi. Pertama, peningkatan kesejahteraan anggota Koperasi Astra yang merupakan karyawan tetap dalam lingkungan Astra Group. Pengurus Koperasi Astra di bawah arahannya memiliki komitmen untuk melaksanakan hal ini dengan beragam upaya seperti peningkatan SHU.
Pada 2025, Koperasi Astra mencatatkan SHU sebesar Rp80,34 miliar, naik 8,55% dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp74,01 miliar. Ini menunjukan kinerja yang sangat baik dalam upaya meningkatkan kesejahteraan anggota. Aset mencapai Rp1,71 triliun dengan jumlah anggota sebanyak 62.302 orang.
Fungsi kedua adalah memenuhi kebutuhan anggota yang beragam. Untuk itu, Abas memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak baik di lingkup internal maupun dengan pihak eksternal agar kebutuhan anggota terpenuhi. Ambil contoh, sinergi dengan kelompok otomotif Astra Group, dimana setiap anggota akan mendapatkan potongan harga jika bertransaksi di outlet tersebut.
Koperasi Astra juga menjalankan peran meningkatkan retensi karyawan. Ini dapat tercapai jika mereka merasakan manfaat sebagai anggota koperasi. Fungsi ini telah dilaksanakan secara optimal agar karyawan betah bekerja di lingkungan Astra Group.
Kepiawaian Abas dalam memimpin dan mengoptimalkan potensi bisnis sudah terbukti dengan bertumbuhnya usaha koperasi. Kiprahnya di koperasi dimulai sejak 2016 ketika ia ditunjuk sebagai salah seorang pengurus di Koperasi Astra. Jabatan Ketua Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Astra disandangnya mulai 2018, dan puncaknya dalam RAT 2023 secara aklamasi dipilih sebagai Ketua Pengurus Koperasi Astra.Dalam dunia yang serba digital seperti sekarang, data dan informasi adalah harta yang sangat berharga. Melalui pengolahan dan analisis yang cermat akan menghasilkan kebijakan yang tepat. Abas sudah membuktikannya. (Dje).





