Di era 1990–an, Tim Circlemakers.org sempat ngaku bikin banyak pola terkenal. Personel mereka 10—20 orang. Bekerja pakai laser, GPS, tali, dan tentu saja latihan bertahun-tahun.

Crop Art/Crop Circle itu seni spektauler. Produk dengan pola super simetris. Dibikin semalam jadi. Ia dijumpai di hamparan sawah/padang sebagai kanvas; dan tanah/tanaman/air sebagai catnya. ‘Lukisan’ itu dibuat dengan menebang/menanam tanaman beda warna di sawah/ladang jagung. Seni ini secara luas/umum disebut Land Art/Earth Art.
Pola lingkaran yang rumit dengan presisi tinggi yang dihasilkannya amazing. Wajar jika diduga bahwa itu pekerjaan UFO yang lagi iseng. Tapi tidak. Positif Land Art/Earth Art berupa crop circle/lukisan simetris di sawah/ladang selama itu 99% buatan manusia. Pelakunya sudah ngaku. Crop circle buatan manusia batangnya “patah & ditekuk”. Kalau dikerjakan “angin alien”, konon, batang padi/jagung terbakar dari dalam. Naasnya, lab sejauh ini tak menemukan bukti radiasi aneh.
Crop circle di Inggris contoh paling terkenal. Kebanyakan memang di sekitar Stonehenge, Avebury, Silbury Hill, sekitar Wiltshire. Lokasinya tanah kapur dan ada bukit-bukit. Alhasil, vibes mistisnya dapet banget. Bersama Hampshire dan Oxfordshire; Wiltshire menjadi “Segitiga Bermuda”-nya crop circle. Tiap musim panas Juni-Agustus muncul 50-100 kasus/tahun di puncak 1990-an. Kenapa Inggris? Ladang gandum luas, datar, banyak bukit buat foto drone.
Yang paling menggemparkan sedunia = “Juli 1996”, Milk Hill, Wiltshire, Ini “Mona Lisa”-nya crop circle. Julukannya “The Milky Way” atau “Julia Set”. Paling heboh karena ukuran gila, dengan diameter 300 meter. Setara 3 lapangan bola. Polanya 409 lingkaran kecil. Sampai kini dia masih rekor crop circle terbesar yang pernah dijumpai.
Kerumitannya: bentuk fraktal “Julia Set” dari rumus matematika. Komputer saja pusing ngitungnya. Lagian, tahun 1996 belum ada GPS murah, tapi polanya presisi banget sampai tingkat kecermatan 1 cm. Saat petani bangun pagi, ladang gandumnya sudah jadi karpet Persia raksasa. Begitu foto dari udara keluar di TV seluruh dunia, (helikopter berebutan memotretnya) langsung jadi headline: “Pesan Dari Alien?”
Runner-upnya juga bikin heboh, 1990, di Alton Barnes, Inggris. Inilah crop circle pertama yang bukan cuma lingkaran. Ada gambar “kunci dan lingkaran”. Detailnya gila. Banyak yang bilang “manusia 2008 belum bisa seteliti ini pada tahun 2017”. Setelah “Julia Set”, jumlah produksi crop circle global turun drastis karena pemanfaatan drone dan CCTV yang semakin populer dan meluas.
Tim Circlemakers.org pernah ngaku bikin banyak pola terkenal 1990-2000-an. Mereka gunakan laser, GPS, tali, dan latihan bertahun-tahun. Tapi “Julia Set 1996” tetep jadi legenda, dibikin dalam semalam dan tanpa jejak kaki. Mau lihat crop circle paling ikonik, google “Milk Hill 1996 Julia Set” ada di wallpaper HP anak 90-an seluruh dunia.
Setelah kehadiran master piece itu, Agustus 2001, muncul crop circle Chilbolton. Kehadirannya bersebelahan dengan “wajah alien”. Polanya merupakan jawaban dari “Pesan Arecibo 1974” yang manusia tembak ke angkasa. Isi kodenya kalau diterjemahin: Pesan Arecibo 1974 dari manusia
Pertengahan tahun 2008, masih Wiltshire, lagi-lagi nongol crop circle yang disebut “DNA Barbury Castle 2008”. Ia langsung jadi viral karena detailnya nggak ngotak. Bener-bener level dewa. Dilihat dari atas/ketinggian, ‘lukisan’ yang ditampilkannya mirip untai DNA sedang melayang.
Di Wiltshire itu juga, tahun 2017 muncul “The Flower of Life Killer” karena simetri karya berdiameter 100 meter ini sedemikian perfecto. Simetri 24 lapis: Dari tengah keluar ada 24 kelopak/lingkaran. Kalau posisinya diputar 15 derajat, polanya sama persis. Salah 1 cm aja langsung keliatan tiga warna gandum: kuning = gandum rebah, hijau = gandum masih berdiri, cokelat = tanah. Itu trik “shading” agar ada dimensi. Bunganya seakan timbul. Di tiap kelopak ada ukiran zigzag dan kotak kecil. Hasilnya presisi, meski di-zoom. Tim circlemaker nyebut ini “latihan 20 tahun muncul semalam.”●(Zian)





