
PeluangNews, Jombang – Jumlah jemaah calon haji asal Indonesia yang akan berangkat ke Tanah Suci Makkah secara ilegal pada 2026 menurun drastis yakni 60 orang.
Berbeda pada 2025 lalu, jumlah calon jemaah haji yang akan berangkat tidak sesuai prosedur itu mencapai 1.000 orang.
“Tahun ini alhamdulillah sudah turun turun banyak. Total sampai hari ini, tadi malam Wakapolri melaporkan kepada kami sekitar 60 (jemaah calon haji),” kata Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf saat pemberangkatan jemaah calon haji asal Jombang, di Jombang, Kamis (8/5/2026).
Menteri yang disapa Gus Irfan itu menjelaskan,
penurunan signifikan tersebut terjadi setelah Kementerian Haji dan Umrah RI membentuk satuan tugas bersama Polri (https://www.polri.go.id?utm_source=chatgpt.com) dan Imigrasi Indonesia untuk mencegah keberangkatan haji ilegal.
Dia mengaku prihatin terhadap calon jemaah yang nekat berangkat tanpa prosedur resmi karena berisiko mengalami masalah di Tanah Suci.
“Kami prihatin jika ada calon haji yang berangkat dengan sistem demikian, sebab di tanah suci justru bisa bermasalah seperti terlunta-lunta, dikejar-kejar kepolisian, sehingga tidak bisa menjalankan ibadah haji,” kata dia.
Selain pengawasan, pemerintah juga mengintensifkan edukasi kepada masyarakat terkait prosedur resmi keberangkatan haji.
“Alhamdulillah dengan komunikasi baik yang baik dengan masyarakat, dengan edukasi yang baik mereka sudah paham. Tapi tetap saja kami mohon pada mereka yang berusaha mencari peluang, mencari kemanfaatan ini,” ujar Gus Irfan.
Dia mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur tawaran haji tanpa antrean dari oknum tertentu. “Tolonglah kasihan mereka ini jangan sampai tertipu oleh iming-iming haji tanpa antre. Prinsipnya tidak ada haji tanpa antre itu, tidak ada,” katanya, menandaskan.
Di sisi lain, dia mengatakan bahwa proses pemberangkatan jemaah haji Indonesia tahun ini berjalan lancar.
“Sekarang sudah sekitar 250 kloter yang berangkat. Sebagian jemaah yang di Madinah juga sudah bergeser ke Makkah,” ucap Gus Irfan.
Dia menambahkan, jemaah yang tiba di Arab Saudi kini langsung mendarat di Jeddah sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah. []






