hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Tiga Tahun Koperasi Kana, Fokus Loyalitas dan Tata Kelola untuk Ekspansi

Celebrating 3rd Years of Kana.
Celebrating 3rd Years of Kana.

PeluangNews, Jakarta — Koperasi Kana memanfaatkan momentum ulang tahun ke-3 sebagai strategi memperkuat loyalitas anggota sekaligus menyiapkan fondasi ekspansi bisnis berbasis tata kelola yang adaptif.

Perayaan bertajuk “Celebrating 3rd Years of Kana” yang berlangsung pada 30 April hingga 2 Mei 2026 ini menjadi titik evaluasi sekaligus akselerasi pertumbuhan organisasi.

Ketua Koperasi Kana, Jonathan Danang Wardhana, menegaskan bahwa tiga tahun pertama merupakan fase krusial dalam membangun fondasi kelembagaan yang berkelanjutan.

“Momentum ulang tahun ke-3 ini menjadi pengingat bahwa perjalanan Koperasi Kana tidak berhenti sampai di sini. Tiga tahun pertama adalah fondasi untuk terus tumbuh, memperkuat kebersamaan, dan membangun organisasi yang semakin bermanfaat bagi anggota,” ujar Jonathan dalam keterangan resminya, Sabtu (2/5/2026).

Tak sekadar seremoni, perayaan ini dikemas sebagai platform penguatan kapasitas anggota. Sejumlah program digelar, mulai dari pengembangan diri, pelatihan kepemimpinan, hingga pemberian penghargaan bagi anggota berkontribusi, guna mendorong engagement dan retensi anggota.

Dalam konteks bisnis, langkah ini mencerminkan strategi koperasi untuk memperkuat basis internal sebagai modal ekspansi. Loyalitas anggota dinilai menjadi aset penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan jangka panjang.

Koperasi Kana juga menghadirkan pegiat koperasi, James Martua Purba, yang dikenal aktif mendorong modernisasi dan digitalisasi sektor koperasi. Kehadirannya menekankan pentingnya kesiapan organisasi dalam menghadapi disrupsi, khususnya melalui tata kelola yang adaptif dan relevan.

Selama tiga tahun terakhir, Kana membangun ekosistem berbasis kebersamaan, gotong royong, dan kepercayaan anggota. Nilai tersebut menjadi fondasi dalam menjaga solidaritas sekaligus memperkuat arah bisnis koperasi di tengah dinamika industri.

“Perjalanan membangun koperasi tidak lepas dari tantangan, mulai dari menjaga kepercayaan anggota, memperkuat tata kelola, hingga beradaptasi dengan kebutuhan yang terus berkembang. Namun, tantangan tersebut justru menjadi bagian dari proses pendewasaan organisasi,” ungkap Jonathan.

Melalui momentum ini, Koperasi Kana menegaskan bahwa setiap kontribusi anggota merupakan bagian dari legacy yang akan terus diwariskan dalam bentuk komitmen dan kebersamaan.

Ke depan, Kana menargetkan peningkatan keterlibatan anggota sebagai penggerak utama pertumbuhan. Dengan fondasi loyalitas yang semakin kuat dan tata kelola yang adaptif, koperasi optimistis memasuki fase ekspansi berikutnya dengan struktur organisasi yang lebih matang.

 

octa vaganza