hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

SMK Go Global Dibuka, Target 500 Ribu Pekerja Migran hingga 2029

SMK Go Global Dibuka, Target 500 Ribu Pekerja Migran hingga 2029
SMK Go Global dibuka, Target 500 Ribu Pekerja Migran hingga 2029/dok.istimewa

Peluangnews, Jakarta – Peluang bekerja di luar negeri kini semakin terbuka bagi lulusan SMK. Pemerintah resmi membuka Program SMK Go Global dengan target mencetak 500 ribu pekerja migran Indonesia hingga 2029.

Melalui program ini, lulusan SMK akan dipersiapkan sesuai kebutuhan industri global sebelum ditempatkan di berbagai negara tujuan yang membutuhkan tenaga kerja terampil.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin mengatakan, pendaftaran program akan dibuka secara daring mulai 12 Agustus 2026. Para peserta nantinya dipersiapkan sesuai kebutuhan industri di negara tujuan sehingga memiliki kompetensi yang sesuai dengan permintaan pasar kerja internasional.

Mukhtarudin menjelaskan, penempatan pekerja migran akan difokuskan ke sejumlah negara di Asia hingga Eropa. Negara tujuan yang telah dipetakan meliputi Jepang, Jerman, Malaysia, Korea Selatan, Turki, Singapura, Maladewa, Taiwan, serta beberapa negara di kawasan Eropa.

“Para lulusan SMK nantinya akan diarahkan untuk mengisi peluang kerja di berbagai negara tujuan yang telah kami tetapkan, seperti Jepang, Jerman, Malaysia, Korea Selatan, Turki, Singapura, kawasan Eropa, Maladewa, dan Taiwan,” ujar Mukhtarudin dalam konferensi pers, di Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, negara yang diperkirakan paling banyak menyerap tenaga kerja Indonesia antara lain Malaysia, Taiwan, Jepang, Hong Kong, Maladewa, Turki, dan Jerman.

Ia menegaskan, pemilihan negara tujuan dilakukan berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan tenaga kerja di masing-masing negara. Karena itu, pelatihan yang diberikan kepada peserta akan disesuaikan dengan kompetensi yang benar-benar dibutuhkan oleh perusahaan di negara penempatan.

“Skemanya adalah pasar kerja dan negara penempatannya sudah ada terlebih dahulu. Setelah diketahui sektor dan kompetensi yang dibutuhkan, baru peserta diberikan pelatihan sesuai kebutuhan tersebut,” jelasnya.

Selain membuka pendaftaran secara daring, Kementerian P2MI juga menyiapkan balai pendaftaran di 23 provinsi untuk memberikan informasi, konsultasi, serta pendampingan kepada calon peserta.

Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan dapat memberangkatkan 40.000 pekerja migran melalui berbagai skema penempatan. Mukhtarudin menjelaskan, percepatan pelaksanaan SMK Go Global juga dilakukan untuk memperkuat kerja sama dengan berbagai negara mitra, termasuk melalui sinergi dengan KBRI Ankara.

Baca Juga:Cak Imin: Pekerja Migran Sangat Berkontribusi bagi Devisa Indonesia

Karena program baru dimulai pada paruh kedua tahun ini, peserta diwajibkan telah memiliki kemampuan dasar (basic skill) sesuai bidang pekerjaan yang akan diisi. Selanjutnya mereka akan mengikuti pelatihan singkat, pembekalan bahasa asing, hingga proses sertifikasi sebelum diberangkatkan.

Sementara itu, pada 2027 pemerintah menargetkan pemberangkatan 140.000 pekerja migran. Berbeda dengan tahun ini, peserta dapat mendaftar meski belum memiliki keterampilan dasar karena masa pelatihan akan berlangsung lebih panjang.

“Tahun depan program sudah berjalan penuh sejak Januari sehingga waktu pelatihannya lebih panjang. Peserta bisa mulai dari nol, tidak hanya upskilling,” kata Mukhtarudin.

Pengangguran Lulusan SMK

Program SMK Go Global juga diharapkan menjadi solusi atas tingginya angka pengangguran lulusan SMA dan SMK, termasuk di kawasan Jabodetabek. Pemerintah menargetkan total 500.000 pekerja migran Indonesia dapat diberangkatkan hingga 2029 melalui jalur resmi.

Mukhtarudin mengimbau masyarakat memanfaatkan mekanisme penempatan yang disiapkan pemerintah agar terhindar dari praktik penempatan ilegal yang berisiko menimbulkan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Diharapkan masyarakat tidak lagi menggunakan jalur nonprosedural. Jalurnya sudah tersedia, mekanismenya sudah jelas, termasuk dukungan pembiayaannya,” tegasnya. (Aji)

pasang iklan di sini
octa vaganza