hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi
Berita  

Pasca Gempa NTT, Pemerintah Pulihkan Akses Air Bersih

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pemeriksaan dan pemulihan sarana Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Foto: kemenpu/peluangnews
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pemeriksaan dan pemulihan sarana Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Foto: kemenpu/peluangnews

PeluangNews, Jakarta-Gempa bumi berkekuatan 7,7 SR yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) tak hanya merusak bangunan, tetapi juga mengganggu akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar. Untuk mencegah krisis air bersih selama masa tanggap darurat, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pemeriksaan dan pemulihan sarana Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di sejumlah wilayah terdampak.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pemulihan infrastruktur yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas pemerintah pascabencana, termasuk sarana air bersih dan sanitasi.

“Yang penting sekarang bagaimana kebutuhan masyarakat bisa segera kita layani. Karena itu, infrastruktur yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar, termasuk sarana air bersih dan sanitasi, harus segera kita cek dan tangani sesuai kondisi di lapangan,” kata Dody.

Melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPBPK) NTT, Kementerian PU telah memeriksa sarana dan prasarana air minum di sejumlah daerah terdampak, seperti Kabupaten Nagekeo, Ende, dan Sikka.

Pemeriksaan meliputi Instalasi Pengolahan Air (IPA), jaringan perpipaan, sarana distribusi, hingga tampungan air yang digunakan masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk memetakan kerusakan sekaligus memastikan layanan air bersih dapat kembali berjalan secepat mungkin.

Salah satu penanganan dilakukan pada jaringan perpipaan SPAM Inpres 2024 IKK Nangaba di Kabupaten Ende. Jaringan tersebut mengalami kerusakan akibat gempa sehingga mengganggu distribusi air bersih kepada masyarakat.

Bekerja sama dengan PDAM Kabupaten Ende, perbaikan jaringan dilakukan sejak 16 Agustus 2026 dan rampung pada malam 17 Agustus. Setelah perbaikan selesai, aliran air bersih kembali tersalurkan hingga ke sambungan rumah warga.

Kementerian PU juga melibatkan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Mereka membantu mendata kondisi sarana air minum sekaligus melakukan penanganan langsung terhadap fasilitas yang mengalami gangguan.

Untuk memperkuat penanganan, sebanyak 10 personel tambahan diberangkatkan dari Kupang untuk mendukung pemeriksaan dan pemulihan sarana air minum di Maumere, Ende, dan Nagekeo. Tim tersebut juga bertugas mengidentifikasi kebutuhan dukungan lanjutan di setiap lokasi terdampak.

Di Kabupaten Nagekeo, Kementerian PU mengerahkan tiga unit Mobil Tangki Air (MTA) untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Dua unit telah berada di lokasi, sementara satu unit lainnya merupakan MTA pinjam pakai yang sebelumnya digunakan dalam penanganan banjir Mauponggo.

Selain itu, sebanyak 16 unit Hidran Umum (HU) disiapkan, terdiri dari delapan unit yang tersedia saat ini dan delapan unit pinjam pakai. Sementara di Kupang, Kementerian PU menyiagakan dua unit mobil tangki air dan satu truk tinja untuk mendukung penanganan dampak bencana.

Dody menegaskan, pemulihan dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil pemeriksaan serta tingkat kebutuhan di setiap wilayah.

“Kita akan terus lakukan pengecekan dan inventarisasi di lapangan supaya penanganannya tepat sasaran. Kalau sumber air dan jaringan masih bisa difungsikan, kita optimalkan. Kalau belum, kita siapkan alternatif agar masyarakat tetap mendapatkan layanan air bersih selama masa tanggap darurat,” ujarnya.

Kementerian PU juga terus menginventarisasi pos-pos pengungsian untuk memastikan kebutuhan air bersih dan sanitasi dapat dipenuhi dengan cepat. Jika diperlukan, sarana dan prasarana air minum akan dimobilisasi dari luar NTT, termasuk dari depo di Surabaya.

Pemenuhan air bersih akan dioptimalkan melalui SPAM maupun PDAM selama jaringan masih tersedia dan berfungsi. Adapun wilayah yang jaringan perpipaannya terganggu atau belum tersedia akan mendapat dukungan melalui mobil tangki, hidran umum, tampungan air, dan sarana pendukung lainnya sesuai kondisi di lapangan.

pasang iklan di sini
octa vaganza