
PeluangNews, Jakarta – Pameran makanan dan minuman tidak lagi sekadar menjadi ajang transaksi bisnis.
Memasuki usia ke-27 tahun, KRISTAInterFOOD menegaskan transformasinya sebagai platform yang membangun ekosistem gastronomi Indonesia melalui kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan media untuk memperkuat daya saing industri makanan dan minuman nasional.
Pameran KRISTAInterFOOD 2026 akan digelar pada 4–7 November 2026 di NICE (Nusantara International Convention & Exhibition) PIK 2, Tangerang, Banten.
Ajang ini mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata, Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Association of Culinary Professionals (ACP) Indonesia, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), serta Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO).
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani Mustafa, mengatakan peran KRISTAInterFOOD telah berkembang melampaui fungsi pameran dagang.
“Selama ini orang sering menganggap pameran hanya sebagai ajang berjualan atau business to business. Namun, saya melihat apa yang dilakukan Krista Exhibition jauh lebih besar dari itu. Yang dibangun sebenarnya adalah ekosistem pariwisata, khususnya di bidang gastronomi dan kuliner. Ini yang sangat saya apresiasi,” ujar Rizki, dalam launching KRISTAInterfood Exhibition 2026, di Kementerian Pariwisata, Jakarta (23/6/2026).
Menurutnya, KRISTAInterFOOD telah menghadirkan kolaborasi lintas sektor melalui konsep ABGCM yang melibatkan akademisi, pelaku bisnis, pemerintah, komunitas, dan media.
“Ke depan kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi mass event atau sekadar pameran, tetapi juga menjadi wadah untuk mendukung pengembangan ekosistem pariwisata,” katanya.
rista Exhibitions memulai kiprahnya di industri pameran pada 1995 melalui pameran percetakan, kertas, dan kemasan. Melihat besarnya potensi industri pangan nasional, perusahaan kemudian meluncurkan Food n Pack pada 2000 yang berkembang menjadi InterFOOD pada 2003. Kini, setelah 27 tahun, platform tersebut hadir dengan identitas baru sebagai KRISTAInterFOOD.
Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim, mengatakan KRISTAInterFOOD merupakan hasil kerja keras perusahaan nasional yang dibangun dari nol.
“InterFOOD bukan warisan yang kami terima dari siapa pun. Ini adalah platform yang kami bangun dari ide, keyakinan, dan kerja keras selama 27 tahun. Sejak awal, tujuan kami sederhana, yaitu menghadirkan panggung bagi industri makanan dan minuman Indonesia agar dapat tumbuh, berinovasi, dan terhubung dengan dunia,” jelasnya.
Sementara itu, Chief Marketing Officer sekaligus Founder Krista Exhibitions, Christina Sudjie, mengatakan peluncuran identitas baru bukan sekadar pergantian nama, tetapi penegasan atas kepercayaan yang telah dibangun bersama pelaku industri selama lebih dari dua dekade.
“Kekuatan sebuah platform tidak ditentukan oleh nama semata, melainkan oleh kepercayaan yang dibangun bersama komunitasnya. KRISTAInterFOOD adalah refleksi dari komitmen kami untuk terus tumbuh bersama industri,” papar Christina.
Pada penyelenggaraan tahun ini, KRISTAInterFOOD menghadirkan venue yang lebih modern dan berstandar internasional di NICE PIK 2.
Berbagai program unggulan juga akan digelar, di antaranya La Cuisine Cooking Competition 2026 yang diproyeksikan diikuti hampir 1.000 chef dari dalam dan luar negeri bersama ACP Indonesia, Indonesia Coffee Art Battle (ICAB) dan Roasting Competition bersama Dewan Kopi Indonesia, serta program pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi pelaku industri makanan dan minuman.
Rizki menambahkan, pengembangan gastronomi menjadi salah satu strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas pariwisata Indonesia karena kuliner merupakan bagian tak terpisahkan dari budaya bangsa.
Dengan lebih dari 500 kelompok etnis dan keragaman pangan lokal, Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi destinasi gastronomi dunia.
Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, komunitas, dan penyelenggara pameran dinilai penting untuk memperkuat promosi sekaligus membuka peluang pasar bagi produk makanan dan minuman nasional.
Didukung pemerintah, asosiasi, dan komunitas yang telah tumbuh bersama selama 27 tahun, KRISTAInterFOOD optimistis akan terus menjadi platform strategis yang mendorong kolaborasi, inovasi, dan ekspansi industri makanan dan minuman Indonesia ke pasar global.








