hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Rembang Expo 2026 Dongkrak Ekonomi Lokal, 50 UMKM Didorong Naik Kelas dan Perluas Pasar

Peluangnews, Rembang – Pemerintah Kabupaten Rembang memanfaatkan Rembang Expo 2026 sebagai mesin penggerak ekonomi lokal. Sebanyak 50 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diberi panggung untuk mempromosikan produk unggulan, memperluas pasar, sekaligus meningkatkan peluang penjualan di tengah persaingan yang semakin ketat.

Tak sekadar pameran, expo yang menghadirkan 160 gerai dari UMKM, OPD, hingga peserta dari berbagai daerah ini dirancang menjadi ruang bertemunya pelaku usaha dengan konsumen dan calon mitra bisnis. Pemerintah berharap transaksi yang tercipta selama penyelenggaraan mampu mendorong kenaikan omzet UMKM sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Rembang.

Mengapa Penting bagi Ekonomi Daerah?

Keberadaan peserta dari luar daerah dinilai tidak hanya menambah daya tarik pameran, tetapi juga membuka peluang kolaborasi bisnis dan memperluas jaringan pemasaran bagi pelaku UMKM Rembang.

Bupati Rembang Harno mengatakan Rembang Expo merupakan strategi untuk memperkenalkan potensi ekonomi daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

Baca Juga:KSP Bhina Raharja Raih Kinerja Ekonomi Terbaik di Best Cooperatives Sustainability Performance Award 2026

“Ketika masyarakat sudah mengetahui kualitas sebuah produk, peluang untuk melakukan pembelian ulang akan semakin besar. Dampaknya tidak hanya meningkatkan omzet pelaku usaha, tetapi juga memperkuat perekonomian daerah,” ujar Harno.

Menurut Harno, tantangan utama UMKM saat ini bukan lagi sekadar menghasilkan produk berkualitas, melainkan bagaimana memperluas akses pasar. Karena itu, expo menjadi media promosi yang mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen secara langsung.

Ketua Paguyuban Rembang Kreatif Edi Siswanto menambahkan, konsep Rembang Expo 2026 dibuat lebih atraktif dengan menghadirkan 160 gerai serta wahana dinosaurus sebagai magnet pengunjung. Semakin banyak masyarakat yang datang, semakin besar peluang transaksi bagi para pelaku UMKM.

Ia menegaskan kehadiran peserta dari luar daerah bukan untuk menjadi pesaing, melainkan menjadi pemicu agar UMKM Rembang terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Pemerintah Kabupaten Rembang berharap Rembang Expo 2026 tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi mampu melahirkan peluang bisnis baru, meningkatkan omzet pelaku UMKM, menciptakan lapangan usaha, dan memperkuat fondasi ekonomi daerah secara berkelanjutan. (RO/Aji)

pasang iklan di sini
octa vaganza