hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Berkoperasi Bukan Sekadar Pinjam Uang, Kambara: Menabung dan Gotong Royong Ubah Hidup Anggota

Berkoperasi Bukan Sekadar Pinjam Uang, Kambara: Menabung dan Gotong Royong Ubah Hidup Anggota
Presiden Direktur Koperasi BMI Group Kamaruddin Batubara (Kambara) menyerahkan Program Hibah Rumah Siap Huni (HRSH) ke-574 kepada anggota Kopsyah BMI di Kota Bogor, Selasa (4/8/2026)/dok.humas

Peluangnews, Bogor – Koperasi bukan sekadar tempat mengajukan pinjaman. Lebih dari itu, koperasi merupakan wadah membangun kebiasaan menabung, berusaha, dan saling menguatkan demi meningkatkan kesejahteraan bersama. Pesan tersebut disampaikan Presiden Direktur Koperasi BMI Group, Kamaruddin Batubara atau yang akrab disapa Kambara, saat menghadiri penyerahan Program Hibah Rumah Siap Huni (HRSH) ke-574 kepada anggota Koperasi Syariah BMI (Kopsyah BMI), Enah, di Kampung Seremped, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (4/8/2026).

Program HRSH merupakan salah satu wujud nyata pemberdayaan yang dijalankan Kopsyah BMI bagi anggota maupun masyarakat dhuafa yang membutuhkan tempat tinggal layak. Enah, yang sehari-hari berjualan sayur keliling dengan penghasilan sekitar Rp50 ribu per hari, kini dapat menempati rumah baru bersama keluarganya setelah sebelumnya tinggal di rumah yang tidak layak huni.

Dalam sambutannya, Kambara menegaskan bahwa paradigma masyarakat terhadap koperasi perlu diubah. Menurutnya, koperasi bukan identik dengan pinjaman, melainkan sarana membangun masa depan melalui budaya menabung, berusaha, dan memanfaatkan pembiayaan secara bijak.

“Kalau ingin memiliki sesuatu, kita harus membiasakan diri menabung. Setelah itu baru memanfaatkan pembiayaan secara benar. Berkoperasi itu tidak harus pinjam, tetapi bagaimana kita membangun masa depan bersama,” ujarnya.

Kambara juga mengingatkan bahwa setiap ikhtiar harus dibarengi keyakinan kepada Allah SWT sebagai pemberi rezeki.

Baca Juga:Kambara Tegaskan Koperasi BMI Bukan Sekadar Bisnis, Tapi Jalan Pengabdian

“Siapa yang membuat dagangan kita laku? Allah. Karena itu jangan pernah berhenti berusaha. Allah Maha Baik kepada hamba-Nya yang terus berikhtiar.”

Di hadapan warga dan anggota koperasi, ia mengajak masyarakat memaknai kehidupan dengan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi sesama.

“Setinggi apa pun jabatan kita, sebanyak apa pun harta yang dimiliki, pada akhirnya kita akan kembali kepada Allah. Yang akan dikenang bukan kekayaan kita, tetapi manfaat yang kita berikan kepada orang lain. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”

Menurut Kambara, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui koperasi yang dikelola sesuai jati dirinya sebagai usaha bersama berbasis gotong royong, bukan untuk kepentingan segelintir orang, melainkan demi kesejahteraan seluruh anggota.

Ia pun mengutip pesan Proklamator sekaligus Bapak Koperasi Indonesia, Bung Hatta, mengenai pentingnya karakter anggota koperasi yang jujur dan memiliki semangat solidaritas.

“Yang paling penting adalah menjadi anggota koperasi yang jujur dan setia kawan. Jangan mengambil yang bukan hak kita dan bangun koperasi dengan penuh kesadaran. Menabung bukan sekadar menyimpan uang, tetapi menyiapkan masa depan yang lebih baik.”

Program Hibah Rumah Siap Huni menjadi bukti bahwa koperasi mampu menghadirkan manfaat yang nyata. Melalui penghimpunan dana sosial, pemberdayaan ekonomi, dan semangat gotong royong, Kopsyah BMI terus menunjukkan bahwa koperasi bukan hanya lembaga keuangan, melainkan gerakan ekonomi kerakyatan yang mampu mengubah kehidupan anggotanya menjadi lebih sejahtera. (RO/Aji)

pasang iklan di sini
octa vaganza