hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Koperasi BMI Serahkan Rumah Siap Huni ke-568 untuk Dhuafa di Tangerang, Tabungan Anggota Berbuah Berkah Sosial

Koperasi BMI Serahkan Rumah Siap Huni ke-568 untuk Dhuafa di Tangerang, Tabungan Anggota Berbuah Berkah Sosial
Peresmian Rumah Siap Huni ke-568 oleh Koperasi BMI untuk warga dhuafa di Desa Talok, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang/dok.ist

koperasi BMI hrsh ke-568
PeluangNews, Tangerang – Peresmian Hibah Rumah Siap Huni (HRSH) ke-568 milik Winah di Kampung Gabus, Desa Talok, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, menjadi lebih dari sekadar seremoni penyerahan bantuan sosial. Momen tersebut sekaligus menunjukkan bagaimana budaya menabung dan semangat gotong royong dalam koperasi mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Wakil Direktur Utama Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (BMI), Radius Usman, yang juga menjabat Direktur Utama Koperasi Konsumen BMI, menjelaskan bahwa pembangunan rumah layak huni bagi warga dhuafa merupakan hasil dari kekuatan ekonomi anggota koperasi yang dikelola secara amanah.

Menurut Radius, setiap rumah yang dibangun melalui program HRSH berawal dari kebiasaan anggota dalam menabung. Dana yang terkumpul kemudian dikelola secara profesional sehingga menghasilkan keuntungan yang selanjutnya dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program sosial.

“Banyak yang bertanya bagaimana rumah seperti ini bisa terbangun. Semua berawal dari budaya menabung. Dari menabung lahir kekuatan ekonomi, kemudian menghasilkan keuntungan. Ketika keuntungan itu dikelola dengan amanah, lahirlah kepedulian sosial yang akhirnya menghadirkan rumah bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia menilai rumah yang kini ditempati Winah memiliki arti yang jauh lebih besar dibandingkan sekadar bangunan fisik. Bagi pasangan lanjut usia tersebut, rumah baru menjadi simbol rasa aman, nyaman, dan ketenangan dalam menjalani hari-hari mereka.

“Bagi Bu Winah, rumah ini bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga ketenangan ketika hujan turun dan perlindungan di masa tua,” kata Radius.

Dalam kesempatan itu, Radius menegaskan bahwa Koperasi Syariah BMI tidak hanya berfokus pada layanan simpan pinjam, tetapi juga memiliki komitmen kuat terhadap pemberdayaan dan kepedulian sosial.

“Ini menjadi bukti bahwa BMI bukan sekadar koperasi simpan pinjam. Kami hadir untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tegasnya.

Radius juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat budaya menabung sebagai fondasi pembangunan ekonomi bersama. Menurutnya, semakin besar partisipasi masyarakat dalam menabung, semakin luas pula manfaat sosial yang dapat diwujudkan oleh koperasi.

Baca Juga: Radius Usman : Partisipasi Anggota Kunci Sukses Koperasi

“Kita ingin semakin banyak rumah layak huni dibangun. Karena itu budaya menabung harus terus diperkuat agar manfaatnya bisa dirasakan lebih banyak warga,” ujarnya.

pasang iklan di sini
octa vaganza