
PeluangNews, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan Koperasi Desa Merah Putih, Koperasi Kelurahan Merah Putih, dan Koperasi Nelayan Merah Putih sebagai infrastruktur strategis nasional yang berperan dalam memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus menjadi pusat penyaluran berbagai program pemerintah.
Komitmen tersebut disampaikan Presiden saat memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (23/7). Rapat yang berlangsung sekitar tiga setengah jam itu membahas percepatan penguatan kelembagaan koperasi serta kesiapan implementasi program di berbagai daerah.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan Presiden Prabowo menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga untuk memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Koperasi Merah Putih. Dukungan tersebut juga melibatkan TNI dan Polri agar pelaksanaan program berjalan optimal hingga tingkat desa, kelurahan, dan wilayah pesisir.
“Bapak Presiden memastikan Koperasi Desa Merah Putih, Koperasi Kelurahan Merah Putih, Koperasi Nelayan Merah Putih dipastikan harus didukung oleh semua kementerian lembaga. Juga didukung oleh TNI dan Polri, diminta untuk membantu mendukung penuh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk sukses sebagai infrastruktur pemerintah satu, dua sebagai off taker,” ujar Zulhas usai rapat.
Menurut Zulhas, pemerintah menempatkan Koperasi Merah Putih sebagai simpul utama penyaluran berbagai program pemerintah. Ke depan, distribusi barang bersubsidi maupun bantuan pemerintah akan dilakukan melalui koperasi sehingga diharapkan lebih terintegrasi, efektif, dan tepat sasaran.
“Infrastruktur pemerintah yaitu seluruh barang-barang subsidi, barang-barang bantuan pemerintah semua nanti penyalurannya melalui Koperasi Desa Merah Putih atau Koperasi Kelurahan Merah Putih,” katanya.
Selain membahas penguatan koperasi, rapat juga menyoroti kesiapan pembayaran angsuran pertama Agrinas Pangan kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang dijadwalkan jatuh tempo pada September 2026.
Pemerintah, lanjut Zulhas, tengah mempercepat proses verifikasi dan validasi administrasi agar seluruh persyaratan dapat diselesaikan pada Agustus sehingga pembayaran angsuran dapat dilakukan sesuai jadwal.
“Kami juga bekerja keras tadi melaporkan agar Agustus ini semua persyaratan sudah selesai, sehingga sebelum September dana angsuran pertama Koperasi Desa Merah Putih dan Kelurahan Merah Putih bisa dibayar ke Himbara,” jelasnya.
Presiden Prabowo juga meminta seluruh jajaran pemerintah memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai rencana sehingga manfaat program Koperasi Merah Putih dapat segera dirasakan masyarakat.
“Persiapan agar ini bisa berjalan dengan baik, sukses, sehingga kita harapkan setelah Oktober semua mengenai Kopdes jelas, terang, dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat Indonesia,” pungkas Zulhas.
Penguatan Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam membangun ekosistem ekonomi kerakyatan yang lebih kuat. Melalui sinergi lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, TNI, dan Polri, koperasi diharapkan tidak hanya menjadi penyalur program pemerintah, tetapi juga berkembang sebagai pusat kegiatan ekonomi produktif yang mampu memperluas kesempatan usaha, memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.








