hayed consulting
hayed consulting
umkm insigh
Hukum  

Jokowi Tunjukkan Ijazah S1 di Depan Hakim, Roy Suryo Malah Tertawa: “Palsu.. Palsu..”

Jokowi
Mantan Presiden Joko Widodo menunjukkan ijazah S1 saat menjadi saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/26).

PeluangNews, Jakarta – Ruang sidang Koesoemah Atmadja, Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Kamis (5/11/2026), menjadi saksi momen paling dramatis dalam polemik ijazah palsu yang sudah bergulir sejak 2020.

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menepati janjinya. Di depan majelis hakim, jaksa, pengunjung sidang, dan terdakwa Roy Suryo, Jokowi menunjukkan satu per satu ijazahnya; dari SD, SMP, SMA, hingga S1 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Namun, bukannya diam atau mengakui, Roy Suryo justru tertawa. Dan dalam rekaman video yang kini viral di media sosial, Roy terdengar berbisik, “Palsu.. Palsu..”

Momen itu membuat ruang sidang seketika riuh. Hakim harus menenangkan suasana.

Sidang pemeriksaan Jokowi sebagai saksi dalam perkara Roy Suryo dibuka pukul 09.00 WIB oleh Ketua Majelis Hakim Christina Endarwati. Jokowi maju ke kursi saksi.

Sebelum memberikan keterangan, ia diambil sumpah menurut agama Islam untuk memberikan keterangan yang sebenarnya.

Hakim memeriksa identitas Jokowi.
“Wiraswasta, Yang Mulia,” jawab Jokowi saat ditanya pekerjaan.

Hakim kemudian mengecek KTP Jokowi yang masih tertulis Presiden Republik Indonesia. Jokowi membenarkan.

“Alhamdulillah sehat, Yang Mulia. Saya siap,” kata Jokowi.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menjelaskan, pemeriksaan Jokowi fokus pada tiga hal: perbuatan terdakwa sesuai dakwaan, dampak kerugian immateriil yang dialami Jokowi, dan riwayat kuliah serta keabsahan ijazah S1 yang diserang terdakwa.

Jokowi mengaku awal tudingan ijazah palsu dari Roy Suryo pada 20 Maret 2025 saat ia di dalam mobil. “Saya pertama kali tahu pada 20 Maret 2025, Yang Mulia,” kata Jokowi.

Saat itu Jokowi sedang di dalam mobil di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Ajudannya AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah menunjukkan tiga unggahan di HP:

Saat memberi kesaksian Jokowi juga menjelaskan skripsi dan foto ijazah.
Untuk membantah tudingan Roy Suryo, Jokowi menjelaskan detail proses kuliahnya di UGM.

Jokowi mengaku mengajukan proposal judul skripsi sampai tiga kali kepada dosen pembimbingnya, Prof. Dr. Ir. Achmad Soemitro, sebelum akhirnya disetujui.

“Proses akademiknya berjalan sesuai prosedur,” tegas Jokowi.

Jokowi juga menjawab tudingan soal foto di ijazah yang disebut Roy sebagai foto orang lain bernama Dumatno Budi Utomo.

“Perlu kami sampaikan, Yang Mulia, Dumatno Budi Utomo ini adalah sepupu saya, sepupu jauh,” kata Jokowi.

Jokowi menegaskan foto di ijazah itu adalah foto dirinya sendiri, bukan foto Dumatno.

Sebelum menunjukkan ijazah, Jokowi menyampaikan kalimat kunci yang menjadi sorotan utama di ruang sidang.

Jokowi mempersoalkan cara Roy menyimpulkan ijazahnya palsu, padahal Roy belum pernah melihat dokumen aslinya sama sekali.

“Belum pernah melihat, kok sudah bisa menyimpulkan. Saya tidak mengerti logikanya bagaimana,”* kata Jokowi.

Jokowi menegaskan, Roy hanya meneliti dari salinan fotokopi/foto yang beredar di media sosial. Sementara ijazah aslinya sudah diuji di Laboratorium Forensik (Labfor) Polri dan hasilnya identik dengan dokumen pembanding.

Jokowi juga menjelaskan, ijazah asli SMA Negeri 6 Surakarta dan S1 UGM miliknya memang sudah disita penyidik Polda Metro Jaya saat ia diperiksa di Polresta Solo, 23 Juli 2025, untuk kepentingan pengujian Labfor.

Pada kesempatan ini, Jokowi minta izin tunjukkan ijazahnya. Inilah momen yang ditunggu-tunggu publik selama bertahun-tahun.

Setelah memberikan keterangan, Jokowi meminta izin langsung kepada majelis makim untuk menunjukkan semua ijazahnya kepada pengunjung sidang.

“Kalau diperkenankan saya mau menunjukkan kepada pengunjung juga, Yang Mulia. Karena saya sudah berjanji untuk menunjukkan ijazah dari SD, SMP, SMA dan ijazah S1 saya. Mohon Yang Mulia,” kata Jokowi.

Hakim sempat menyarankan agar penunjukan ijazah dilakukan setelah sidang. Namun Jokowi memohon karena sudah berjanji ke publik.

Hakim akhirnya mempersilakan. Jokowi berdiri, membalikkan badan, dan mengangkat satu per satu ijazah asli dari SD, SMP, SMA, hingga S1 UGM ke arah pengunjung sidang dan awak media.

Ruang sidang yang hanya berkapasitas 80 orang itu langsung riuh. Awak media berebut mengambil foto dan video.

Melihat itu, Roy Suryo tertawa dan bilang “Palsu.. Palsu..”

Roy Suryo yang duduk tidak jauh dari Jokowi, ikut maju mendekat untuk melihat ijazah yang ditunjukkan Jokowi.

Bukannya diam atau meminta maaf, Roy justru terlihat tertawa lebar. Dalam rekaman video yang beredar di media sosial dan dikutip sejumlah media, Roy terdengar berbisik kepada orang di sampingnya: “Palsu.. Palsu..”

Sikap Roy itu langsung menjadi sorotan. Di satu sisi, pendukung Jokowi menilai sikap Roy sebagai bentuk tidak menghormati pengadilan dan tidak menghargai bukti asli yang sudah ditunjukkan.

Di sisi lain, pendukung Roy menilai sikap itu sebagai bentuk keyakinan Roy bahwa ijazah yang ditunjukkan Jokowi tetap palsu, dan Roy akan membuktikannya lewat 500 pertanyaan yang sudah disiapkan tim kuasa hukumnya. []

pasang iklan di sini
lpdb.go.id