hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi
Berita  

Indonesia Bawa Empat Inisiatif ke World Water Forum 2027

Menteri PU Dody Hanggodo jadi keynote speech dalam 2nd Stakeholder Consultation Meeting (SCM) di Jeddah, Arab Saudi, Minggu (28/6/2026).
Menteri PU Dody Hanggodo jadi keynote speech dalam 2nd Stakeholder Consultation Meeting (SCM) di Jeddah, Arab Saudi, Minggu (28/6/2026).

PeluangNews, Jakarta – Indonesia mendorong komitmen yang dihasilkan dalam World Water Forum ke-10 di Bali tidak berhenti sebagai deklarasi, melainkan diwujudkan menjadi program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Komitmen tersebut dibawa pemerintah sebagai bekal menuju penyelenggaraan World Water Forum ke-11 di Riyadh, Arab Saudi, pada Maret 2027.

Masih dalam agenda World Water Forum ke-11, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, memperkenalkan empat inisiatif utama Indonesia saat menyampaikan keynote speech di 2nd Stakeholder Consultation Meeting (SCM) di Jeddah, Arab Saudi, Minggu (28/6/2026).

Keempat inisiatif tersebut meliputi World Lake Day, Center of Excellence for Water and Climate Resilience, Integrated Water Resources Management (IWRM) on Small Islands, serta Water Warrior sebagai pengembangan semangat Bali Youth Water Prize.

Menurut Dody, Indonesia berkomitmen mengawal berbagai capaian World Water Forum ke-10 agar benar-benar diwujudkan dalam aksi nyata.

“Dari Bali dengan tema Water for Shared Prosperity menuju Riyadh dengan tema Action for a Better Tomorrow, World Water Forum harus terus melanjutkan keberhasilan yang telah dibangun. Komitmen yang kita sepakati harus diwujudkan menjadi aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Dody.

Ia menjelaskan, Deklarasi Menteri pada World Water Forum ke-10 di Bali telah menghasilkan berbagai komitmen prioritas, mulai dari penyediaan air minum dan sanitasi yang aman, pengelolaan sumber daya air terpadu, adaptasi perubahan iklim, pengurangan risiko bencana, pembiayaan berkelanjutan, perlindungan ekosistem, hingga peningkatan peran generasi muda dalam agenda air dunia.

Sebagai tindak lanjut, Indonesia membawa empat agenda strategis menuju Riyadh. Inisiatif World Lake Day bertujuan meningkatkan kesadaran global sekaligus memperkuat tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian danau sebagai sumber kehidupan.

Sementara itu, Integrated Water Resources Management (IWRM) on Small Islands difokuskan untuk memperkuat pengelolaan sumber daya air secara terpadu di wilayah pulau-pulau kecil guna meningkatkan ketahanan air sekaligus ketahanan terhadap dampak perubahan iklim.

Indonesia juga mengusulkan penguatan Center of Excellence for Water and Climate Resilience sebagai pusat pengembangan kapasitas, pertukaran pengetahuan, inovasi, dan kerja sama internasional di bidang pengelolaan sumber daya air dan sanitasi.

Adapun Water Warrior dihadirkan sebagai kelanjutan dari Bali Youth Water Prize untuk memperluas keterlibatan generasi muda dalam menciptakan solusi inovatif bagi berbagai tantangan pengelolaan air di masa depan.

Dody menilai tantangan sektor air dunia semakin kompleks. Selain pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-6 yang masih belum sesuai target, dunia juga dihadapkan pada dampak perubahan iklim, meningkatnya tekanan terhadap sumber daya air, konflik, hingga bertambahnya kebutuhan air akibat perkembangan berbagai sektor.

“Kemajuan agenda air dunia merupakan kerja bersama seluruh bangsa. Tidak ada satu negara pun yang mampu menjawab tantangan ini sendirian. Karena itu, kolaborasi internasional harus terus diperkuat agar setiap komitmen dapat diwujudkan menjadi solusi nyata,” ungkapnya.

Karena itu, Indonesia mengajak Pemerintah Arab Saudi, World Water Council, serta seluruh negara dan mitra pembangunan memperkuat kolaborasi melalui pertukaran pengetahuan, pengembangan teknologi, penguatan kapasitas kelembagaan, penyiapan proyek, hingga pembiayaan yang mendukung implementasi agenda air global.

“Fokus kita sekarang adalah memastikan seluruh komitmen yang telah disepakati menjadi program yang dapat dilaksanakan, memiliki target yang terukur, kelembagaan yang kuat, serta pembiayaan yang berkelanjutan. Dengan demikian, manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat,” pungkas Dody.

pasang iklan di sini
octa vaganza