
PeluangNews, Jakarta – Pembangunan jalan tol di Indonesia saat ini terbilang cukup masif.
Mengapa demikian? Menurut Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, jalan tol harus lebih membuka akses ke pusat-pusat ekonomi.
Pada era global saat ini, kata dia, investasi untuk mewujudkan infrastruktur jalan tol tidak hanya berfokus dari dalam negeri.
“Kurang lebih sekitar Rp36 triliun itu berasal dari Foreign Direct Investment (FDI),” kata Dody, di Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Menurut dia, melalui investasi global ini jalan tol harus lebih bisa membuka akses ke kawasan industri, pelabuhan, bandara, kawasan ekonomi khusus, wisata dan pusat ekonomi sehingga mampu mendorong investasi lebih besar dan lebih menarik.
“Investasi sebesar itu adalah kewajiban kita bersama untuk menjaganya,” katanya.
Dody mengutarakan bahwa saat ini sudah kurang lebih 3.100 kilometer jalan tol yang telah beroperasi terdiri dari 76 ruas yang dikelola oleh 54 badan usaha jalan tol (BUJT) dengan total nilai investasi sebesar Rp779 triliun.
Menteri PU menegaskan, Astacita Presiden Prabowo Subianto sudah sangat jelas yakni pembangunan harus memperkuat kemandirian bangsa dan manfaatnya wajib langsung dirasakan oleh masyarakat.
Di Kementerian PU, lanjutnya, arah ini diterjemahkan melalui visi PU608. ICOR atau Incremental Capital Output Ratio harus di bawah 6 supaya investasi sendiri makin produktif.
Selanjutnya, kemiskinan menuju 0% melalui pemerataan akses ekonomi, dan pertumbuhan ekonomi yang menuju 8%.
“Jadi jalan tol tidak cukup hanya mempercepat perjalanan tapi juga wajib ikut mempercepat pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Dody menambahkan, pembangunan jalan tol tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur transportasi, tetapi juga menjadi instrumen pemerataan pembangunan wilayah dan penguatan ekonomi daerah.
Pembangunan jalan tol selalu memiliki arti strategis, tidak hanya bagi infrastruktur fisik, tetapi juga bagi penguatan fondasi ekonomi nasional.
Dia berkomitmen menjaga konsistensi pembangunan jalan dan jembatan di Indonesia dalam rangka meningkatkan konektivitas antar wilayah.[]








