
PeluangNews, Jakarta – Direktur Utama (Dirut) PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani, menerima penganugerahan gelar kehormatan Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam memperkuat sektor logistik nasional sekaligus mendukung kelancaran rantai pasok melalui layanan kepelabuhanan yang andal dan berkelanjutan.
Prosesi penganugerahan berlangsung pada Senin (15/6/2026) malam, di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Solo, bertepatan dengan rangkaian peringatan Malam 1 Suro. Dalam prosesi tersebut, Indra secara resmi menerima nama kehormatan Kanjeng Raden Tumenggung Indra Hidayat Sani Kartodipuro.
Gelar tersebut diberikan langsung oleh Sri Susuhunan Pakubuwono XIV Purbaya sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh yang dinilai memiliki dedikasi, kepemimpinan, serta kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
Dalam tradisi Keraton, gelar KRT merupakan penghormatan bagi figur yang mampu menghadirkan manfaat luas melalui karya, pengabdian, maupun kepemimpinannya.
Berdasarkan keterangan resmi PTP Nonpetikemas, penganugerahan itu juga menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi Indra Hidayat Sani serta kontribusi PTP Nonpetikemas dalam mendukung perekonomian nasional melalui pelayanan bongkar muat yang andal, sekaligus menjaga kelancaran rantai pasok logistik di Indonesia.
Momentum Malam 1 Suro sendiri dimaknai sebagai waktu refleksi, perenungan, dan pembaruan niat dalam menjalankan amanah. Keraton juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga relevansi nilai-nilai budaya dengan memberikan penghargaan kepada tokoh dari berbagai sektor yang dinilai berkontribusi terhadap kemajuan bangsa.
Bagi PTP Nonpetikemas, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat perannya dalam ekosistem logistik nasional. Sebagai operator terminal nonpetikemas, perusahaan memiliki posisi strategis dalam memastikan kelancaran arus berbagai komoditas, mulai dari sektor industri, energi, konstruksi, hingga pangan dan kebutuhan masyarakat.
PTP Nonpetikemas menegaskan bahwa efektivitas layanan kepelabuhanan merupakan faktor penting untuk menekan biaya logistik, meningkatkan daya saing nasional, menjaga kesinambungan rantai pasok, serta mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Melalui pengelolaan terminal nonpetikemas yang andal dan berkelanjutan, PTP berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat konektivitas dan mendukung pembangunan ekonomi Indonesia,” demikian pernyataan resmi PTP Nonpetikemas.
Penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengakuan bahwa peran sektor logistik tidak hanya penting bagi aktivitas perdagangan, tetapi juga menjadi salah satu penopang utama pembangunan ekonomi nasional.





