
PeluangNews, Jakarta-Perempuan hebat dinilai memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian, bukan hanya di tingkat keluarga tetapi juga dalam pembangunan bangsa. Pesan tersebut disampaikan Ketua Umum KADIN DKI Jakarta Diana Dewi saat menjadi narasumber dalam talkshow bertajuk “Perempuan-Perempuan Hebat dalam Menyambut HUT Kemerdekaan RI” di Gedung M.H. Thamrin, Balai Kota DKI Jakarta, (10/8/2026).
Kegiatan yang digelar dalam rangkaian acara 10–13 Agustus 2026 tersebut menjadi ruang untuk mendorong perempuan hebat agar semakin percaya diri mengambil peran dalam berbagai sektor, termasuk ekonomi dan kewirausahaan.
Diana Dewi menekankan, perempuan hebat memiliki kekuatan besar untuk menciptakan perubahan. Menurut dia, kontribusi perempuan tidak boleh dipandang sebelah mata karena banyak perempuan yang menjadi penggerak ekonomi keluarga sekaligus berkontribusi terhadap perekonomian nasional.
“Perempuan hebat jangan merasa kecil hati. Kita harus berani melangkah dan mengambil peran strategis. Banyak sekali perempuan yang mampu menjadi penggerak ekonomi, mulai dari keluarga hingga memberikan kontribusi bagi bangsa,” kata Diana.
Ia juga menyoroti pentingnya menciptakan ruang dan akses yang lebih luas bagi perempuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurutnya, keberadaan UMKM perempuan memiliki potensi besar untuk terus berkembang apabila mendapatkan dukungan yang tepat.
Diana menilai kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan organisasi perempuan menjadi salah satu kunci untuk mendorong pelaku UMKM perempuan naik kelas.
“Yang dibutuhkan bukan hanya semangat, tetapi juga akses, pendampingan, pasar, dan kolaborasi nyata. Dengan ruang yang lebih luas, perempuan pelaku UMKM bisa berkembang dan naik kelas,” ujarnya.
Talkshow tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang diinisiasi PERPINA DKI Jakarta dengan menggabungkan semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan pemberdayaan masyarakat dan pelestarian budaya lokal.
Selain talkshow, rangkaian kegiatan juga diisi dengan Pentas Seni Kemayoran yang menghadirkan beragam pertunjukan budaya Nusantara. Kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk merayakan kemerdekaan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia.
Semarak kegiatan juga diperkuat melalui bazar UMKM kuliner. Kehadiran bazar memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk mempromosikan produk sekaligus memperluas akses pasar kepada masyarakat.
Tak hanya berorientasi pada ekonomi dan budaya, kegiatan tersebut turut menghadirkan aksi sosial berupa donor darah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Bagi Diana, momentum peringatan kemerdekaan seharusnya tidak berhenti pada seremoni. Semangat kemerdekaan perlu diterjemahkan menjadi keberanian untuk berkarya, memperluas kesempatan, serta menciptakan kemandirian ekonomi.
Ia berharap semakin banyak perempuan yang berani mengambil kesempatan dan terlibat dalam berbagai bidang strategis.
“Semangat kemerdekaan harus kita maknai dengan keberanian untuk maju. Perempuan harus percaya bahwa dirinya mampu, berani mengambil kesempatan, dan bersama-sama membangun ekonomi yang lebih kuat,” tutur Diana.








