hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Ratusan Koper Jemaah Haji Siap Didistribusikan di Hotel

koper
Ilustrasi: Ratusan koper jemaah haji/dok.kemenag

PeluangNews, Jakarta – Petugas Bagasi Daker (Daerah Kerja) Bandara PPIH Arab Saudi Muhammad Riza Fahlevi mengatakan, pihaknya siap mendistribusikan ratusan koper jemaah haji dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, ke tangan jemaah di hotel mereka di wilayah Makkah.

Pengelolaan koper milik jemaah haji tidak sama dengan pengelolaan koper dalam perjalanan biasa.

“Koper-koper jemaah itu tidak dibawa oleh jemaah, begitu mereka tiba di bandara. Para jemaah baru menerima koper mereka saat berada di hotel,” kata Riza di Bandara King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, Rabu (13/5/2026).

Ratusan koper jemaah berjajar rapi di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah. Koper-koper ini dibungkus kain dengan warna senada bertuliskan haji 2026 dan bergambar bendera Merah Putih.

Sejumlah prosedur harus dilakukan untuk memastikan koper jemaah diterima dalam kondisi baik. Koper-koper jemaah baru keluar dari zona kedatangan bandara setelah semua jemaah telah keluar lebih dulu.

Tim petugas haji yang menangani bagasi pun bersiaga untuk menyambut barang bawaan jemaah. Tak hanya koper, perlengkapan lain milik jemaah seperti tongkat dan kursi roda juga tak luput dari pantauan petugas haji daerah kerja bandara.

“Setelah koper dan beberapa perlengkapan jemaah keluar, kita harus pastikan apakah masih ada (koper) yang tertahan di dalam,” jelas Riza.

Selanjutnya, tim bagasi kemudian mencocokkan jumlah koper dengan manifes penerbangan. Mereka juga mengecek apakah ada koper jemaah yang rusak. Data-data tersebut dicatat dan dilaporkan secara berkala.

Tim bagasi juga bertugas memastikan koper jemaah diperlakukan dengan baik ketika proses penghitungan, pemindahan, dan distribusi berlangsung.

“Kami memastikan koper jemaah diangkat dan diturunkan dengan baik, tidak dibanting,” ucap dia.

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Abdul Basir mengungkapkan, penanganan koper di Bandara Madinah dan Jeddah sedikit berbeda.

Di Madinah, koper jemaah ditempatkan pada satu ruang khusus kargo dan bagasi. Sedangkan di Jeddah, koper jemaah akan langsung dikeluarkan melalui zona kedatangan jemaah.

Pengangkutan koper keluar gate dilakukan secara manual menggunakan troli besar. Hal ini sekaligus menekan risiko koper terjatuh dan rusak.

Setelah melalui penyingkronan data, koper kemudian didistribusikan ke hotel jemaah. []

pasang iklan di sini
octa vaganza