hayed consulting
hayed consulting
umkm insigh

Pacu Investasi Sektor Pangan Hingga Energi Hijau

Daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Selatan pada 2025 itu, semakin getol menggaet investor domestik maupun asing.

Di tengah upaya memperkuat posisinya sebagai salah satu lumbung pangan, Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, kini membuka peluang investasi yang lebih luas. Pemkab menawarkan investasi di sektor energi hijau antara lain energi angin, tenaga surya, hingga pengolahan limbah peternakan menjadi energi listrik.

Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, mengatakan potensi sumber daya alam yang dimiliki daerahnya menjadi modal besar untuk menarik investasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Sidrap memiliki potensi yang sangat besar. Kami punya beras yang surplus, telur juga surplus, kemudian ada potensi energi terbarukan, seperti tenaga bayu, tenaga surya, hingga pengolahan limbah peternakan menjadi energi,” kata Wabup Nurkanaah, saat ditemui Redaksi Peluang di Apeksi Otonomi Expo, di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, 28 Agustus 2026.

Meski potensinya besar, namun dalam tiga tahun terakhir realisasi investasi yang masuk ke daerah tersebut turun. Pada 2025, nilai realisasi investasi domestik dan asing tercatat sebesar Rp2,43 triliun, turun dari 2024 sebesar Rp3,5 triliun. Namun demikian, Sidrap menjadi daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulses pada 2025 mencapai 7,71%.

Pembangunan ekonomi Sidrap selan mengandalkan sektor pangan, kini mulai menyasar pengembangan energi terbarukan. Sidrap memiliki pembangkit listrik tenaga bayu atau angin yang menjadi salah satu proyek energi terbarukan terbesar di Indonesia.

“Selain tenaga bayu, kami juga memiliki potensi tenaga surya. Ke depan, kami berharap semakin banyak investor yang masuk untuk mengembangkan energi terbarukan di Sidrap,” katanya.

Potensi energi juga dapat dikembangkan dari sektor peternakan. Dengan populasi ayam dan sapi yang cukup besar, limbah peternakan dinilai memiliki peluang untuk diolah menjadi pupuk organik maupun sumber energi listrik.

Nurkanaah menambahkan, minat calon investor terhadap Sidrap juga mulai datang dari sejumlah negara. Beberapa di antaranya berasal dari Amerika Serikat, Kanada, Singapura, dan Australia, terutama untuk melihat peluang investasi di sektor pertanian modern dan energi.

Dengan kombinasi kekuatan di sektor pangan dan peluang besar energi bersih, Sidrap kini berupaya membangun identitas baru sebagai daerah agraris yang tidak hanya menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga membuka ruang bagi investasi masa depan berkelanjutan. (Rth & Dje).

 

pasang iklan di sini
lpdb.go.id