
PeluangNews, Jakarta-Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni Program Pemagangan Nasional (MagangHub) 2025 Batch 3.
Program ini menjadi kesempatan bagi lulusan pemagangan untuk memperoleh sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai pengakuan resmi atas kemampuan yang dimiliki sekaligus meningkatkan daya saing di dunia kerja.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengajak seluruh alumni MagangHub memanfaatkan program tersebut sebagai bekal untuk memperkuat peluang karier.
“Pendaftaran sertifikasi kompetensi secara gratis sudah dibuka. Saatnya alumni pemagangan membuktikan kemampuan dan menambah nilai sebagai bekal karier ke depan,” ujar Darmawansyah dalam keterangan resminya (1/7/2026).
Menurut Darmawansyah, sertifikasi kompetensi memberikan pengakuan atas kemampuan peserta secara nasional. Selain meningkatkan daya saing di dunia kerja, sertifikasi juga dapat memperkuat portofolio, melengkapi pengalaman magang, serta menjadi bukti kompetensi melalui proses uji kompetensi yang terstandar.
“Manfaat lain dengan mengantongi sertifikasi kompetensi yakni dapat mendorong pengembangan karier, meningkatkan kepercayaan perusahaan, serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” katanya.
Kemnaker menyediakan 15 skema sertifikasi yang dapat dipilih sesuai bidang keahlian peserta. Pilihan tersebut meliputi Pengelolaan Administrasi Perkantoran, Asisten Pengembang Web (Assistant Web Developer), Menyusun Laporan Keuangan Entitas Tunggal, Penyusunan Laporan Keuangan untuk Pemula, Supervisor Sumber Daya Manusia, Analis Data (Data Analyst), Digital Filing, Junior Secretary, Operator Komputer (Computer Operator), Memproduksi Karya Audio Visual, Petugas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Menyediakan Layanan Front Office, Pembuatan Desain Grafis, Pelayanan Pelanggan, serta Digital Marketing.
Pendaftaran sertifikasi kompetensi dilaksanakan secara daring mulai 29 Juni hingga 10 Juli 2026. Sementara itu, pelaksanaan asesmen secara luring dijadwalkan berlangsung pada 13 Juli hingga 13 Agustus 2026. Peserta dapat memilih Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) terdekat sesuai domisili untuk mengikuti proses asesmen.
“Setelah proses asesmen selesai, peserta akan dinyatakan kompeten atau belum kompeten,” ujar Darmawansyah.
Pendaftaran dilakukan melalui laman MagangHub Kemnaker. Peserta terlebih dahulu masuk menggunakan akun Kemnaker, kemudian memilih menu sertifikasi kompetensi, menentukan bidang sertifikasi yang diinginkan, melengkapi data serta dokumen yang dipersyaratkan, lalu mengirimkan formulir pendaftaran untuk proses verifikasi.
Peserta yang dinyatakan lolos verifikasi wajib mengikuti uji sertifikasi sesuai jadwal dan lokasi yang telah ditetapkan. Hasil asesmen nantinya akan menunjukkan status peserta sebagai “Kompeten” atau “Belum Kompeten” sesuai hasil penilaian.








