hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Tuna Maluku Resmi Tembus Pasar Thailand

Produk perikanan Maluku tembus pasar Thailand. Foto: humas
Produk perikanan Maluku tembus pasar Thailand. Foto: humas

PeluangNews, Jakarta-Hasil tangkapan nelayan Maluku kini resmi menembus pasar Thailand. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memfasilitasi ekspor perdana sebanyak 11 ton tuna loin beku senilai lebih dari Rp1 miliar, membuka peluang baru bagi peningkatan nilai jual hasil perikanan sekaligus memperluas pasar ekspor Indonesia.

Ekspor perdana tersebut diberangkatkan melalui Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, beberapa waktu lalu, sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat daya saing produk perikanan nasional di pasar internasional.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Perikanan (Badan Mutu KKP), Ishartini, mengatakan keberhasilan ekspor ini merupakan hasil sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memperluas akses pasar bagi produk perikanan Indonesia.

“Ini merupakan langkah konkret kami bersama pemerintah daerah mendukung pertumbuhan ekonomi melalui perluasan negara tujuan ekspor,” ujar Ishartini dalam keterangan resmi di Jakarta.

Ia menjelaskan, produk tuna asal Maluku yang dikirim ke Thailand telah memenuhi standar mutu internasional. Seluruh produk dibekali Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SMKHP) yang diterbitkan KKP dan diakui sesuai standar Codex Alimentarius, sehingga menjadi jaminan kualitas dan keamanan pangan di negara tujuan.

“Mutu dan keamanan hasil perikanan adalah salah satu kunci utama keberterimaan produk di negara tujuan ekspor,” katanya.

Menurut Ishartini, penerapan sistem jaminan mutu menjadi faktor penting agar produk perikanan Indonesia mampu bersaing di pasar global sekaligus memperkuat kepercayaan negara tujuan terhadap kualitas hasil laut nasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku Ahmad Jais Ely berharap ekspor perdana tersebut menjadi awal peningkatan volume perdagangan hasil perikanan Maluku ke pasar internasional.

Ia menilai keberhasilan menembus pasar Thailand akan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan nelayan, pelaku usaha, dan perekonomian daerah.

“Saat keberangkatan tadi telah diserahkan Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan sebagai dokumen wajib agar produk dapat masuk ke pasar Thailand,” ujar Ahmad Jais.

Produk yang diekspor merupakan hasil olahan PT Jayawi Ambon Internasional yang telah memenuhi persyaratan mutu dan keamanan pangan untuk pasar ekspor.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan bahwa quality assurance menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan daya saing produk perikanan Indonesia di pasar global.

Menurut Trenggono, penguatan sistem jaminan mutu dari hulu hingga hilir tidak hanya memperluas diversifikasi produk, tetapi juga membuka lebih banyak negara tujuan ekspor sehingga produk perikanan Indonesia mampu menjadi pemain utama di pasar internasional.

pasang iklan di sini
octa vaganza