banner iklan sticky 160x600px sidebar kiri
banner iklan 160x600 sidebar kanan

Pemprov Jabar Apresiasi Kerja Sama Link and Match SMP dan Industri di Cikarang

Suasana penandatanganan Mou-Foto: Humas Pemprov Jabar.

KABUPATEN BEKASI—Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengpresiasi kerja sama Link and Match antara SMK dengan sejumlah Industri di kawasan Cikarang Bekasi. Menurut Uu, kerja sama ini salah satu  contoh solusi penyerapan tenaga kerja di Jawa Barat.

“Saya apresiasi MoU antara SMK dengan industri, ini sinergitas yang baik untuk penyerapan tenaga kerja,” cetus UU.

Kerjasama link and match untuk sementara ini dilakukan antara pihak industri dengan SMKN I Cikarang Barat, SMKN 2 Cikarang Barat, SMKN I Karawang, SMKN 6 Bandung dan SMKN 2 Kuningan.

Pendandatanganan kerja sama dilakukan di sela acara Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tingkat Jabar yang resmi dibuka oleh Wagub Uu di Gedung Teater Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Selasa lalu.

Uu berharap, kerja sama tersebut jangan sebatas MoU saja. Kedepan, Ia meminta laporan jumlah siswa SMK yang sudah dilatih dan diterima bekerja di industri.

“Jangan sebatas MoU saya minta laporan berapa ribu siswa yang sudah diterima di industri,” kata dia.

Saat ini, 20 persen industri di Indonesia berada di Jabar. Begitu pun jumlah SMK ada hampir 3000 sekolah hadir di Jabar.

“Industri yang ada di Jabar harus memprioritaskan tenaga kerja Jabar khususnya lulusan SMK,” tutur Uu.

Senada dengan Wagub, Direktur Pembinaan SMK Kemendikbud, Muhammad Bahrun menuturkan, jalinan kerja sama antara SMK dengan industri akan memperbesar peluang kerja setelah lulus.

“Jika bersama-sama dengan industri maka peluangnya akan sangat banyak,” kata Bahrun.

Ia pun berharap, pemenang pada Lomba Kompetensi Siswa SMK tingkat Jabar ini, diambil sebagai tenaga kerja oleh industri, karena sudah pasti memiliki kualitas yang baik.

“Jangan sampai juara LKS masih sulit cari pekerjaan,” ujar dia lagi.

Lomba Kompetensi Siswa SMK tingkat Jabar akan berlangsung dari tanggal 16-19 Oktober 2017. Peserta berjumlah 449 siswa perwakilan dari 27 Kabupaten dan Kota. Mereka akan mengikuti 26 bidang lomba dengan juri berjumlah 85 orang dan 400 orang pembimbing.

Juara lomba akan dikirim untuk mengikuti Lomba Kompetensi Siswa SMK tingkat nasional ke-27 di Yogyakarta pada  7-13 Juli 2019 mendatang.

 

iklan investasi berjangka octa.co.id
download aplikasi android peluang news
iklan investasi berjangka octa.co.id