
PeluangNews, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus melakukan upaya untuk mengatasi masalah tawuran yang kerap terjadi di daerah ini.
Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, penanganan tawuran di Jakarta harus dilakukan berkelanjutan secara jangka panjang. Salah satunya dengan menyediakan fasilitas publik untuk menyalurkan energi anak muda.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kata Pramono, tidak ingin menangani tawuran secara kasuistik yang hanya menyelesaikan persoalan dalam jangka pendek.
“Di dalam menyelesaikan persoalan tawuran, saya lebih ingin menyelesaikan bukan dengan cara apa yang bersifat kasuistik hanya sesaat saja, tetapi yang paling utama dan terutama adalah bagaimana anak-anak muda itu energinya tersalurkan secara lebih baik,” katanya, dikutip dalam keterangan tertulisnya, Minggu (23/8/2026).
Pramono menyebutkan bahwa penyediaan ruang dan fasilitas publik dapat menjadi sarana bagi anak muda untuk menyalurkan energi sekaligus membangun interaksi positif dengan lingkungan sekitar.
Salah satu upaya yang dilakukan Pemprov DKI adalah menyediakan fasilitas olahraga, termasuk sarana olahraga tinju di Jakarta Timur yang diharapkan dapat menjadi wadah kegiatan positif bagi anak muda.
Pramono meyakini keberadaan fasilitas publik yang dapat dimanfaatkan bersama juga membuka ruang komunikasi antarmasyarakat sehingga dapat menumbuhkan sikap saling menghormati dan mencegah potensi konflik.
Selain langkah jangka panjang, Pemprov DKI juga telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mengantisipasi potensi konflik antarkelompok remaja, salah satunya di kawasan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan.
“Saya meyakini bahwa untuk menyelesaikan itu tidak semata kemudian hanya bersifat jangka pendek saja. Saya ingin menyelesaikannya lebih mendasar dan berjangka panjang,” ucap gubernur, yang kader PDI Perjuangan tersebut. []








