hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Menkop Dorong Kemitraan Strategis Koperasi dan Swasta untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Menkop Ferry Juliantono Dorong Kemitraan Strategis Koperasi dan Swasta/Dok.PeluangNews-Ho Humas

PeluangNews, Jakarta – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui kolaborasi berbagai pihak. Menurutnya, kemitraan strategis antara koperasi dan sektor swasta menjadi salah satu kunci penting dalam mempercepat pembangunan ekonomi nasional yang inklusif.

Pernyataan tersebut disampaikan Ferry saat menghadiri Indonesia Strategic Alliance Evening 2026 yang digelar oleh RMN Rantai Makanan Sejahtera, Kadin Indonesia, dan EA GreenX di Jakarta, Selasa (9/6/2026). Forum tersebut menjadi wadah untuk memperkuat sinergi investasi sekaligus mendorong kerja sama yang memberikan dampak nyata bagi perekonomian Indonesia.

Dalam sambutannya, Ferry menilai sektor swasta dan koperasi memiliki keunggulan yang saling melengkapi. Sektor swasta berperan dalam menghadirkan inovasi, investasi, dan akses pasar yang lebih luas, sementara koperasi menjadi sarana partisipasi masyarakat dalam aktivitas ekonomi yang lebih merata.

“Kolaborasi antara sektor swasta dan koperasi akan memperkuat ekosistem ekonomi nasional. Kemitraan ini tidak hanya menciptakan peluang usaha, tetapi juga memperluas kesejahteraan masyarakat dan memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang,” ujar Ferry.

Ia menambahkan, koperasi memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara kepentingan bisnis dan kebutuhan masyarakat. Di tengah upaya banyak negara mencari model pembangunan yang lebih inklusif, koperasi dinilai mampu menghadirkan pendekatan yang menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi, bukan sekadar penerima manfaat.

Ferry juga menyoroti peran koperasi dalam struktur ekonomi Indonesia yang terus diperkuat untuk menjawab tantangan era modern. Salah satu langkah konkret pemerintah adalah melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Menurutnya, hingga saat ini telah terbentuk sekitar 83.000 badan hukum KDKMP di berbagai daerah. Program tersebut dirancang untuk memperkuat ekonomi desa melalui integrasi berbagai layanan usaha yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masing-masing wilayah.

“Pembangunan ekonomi nasional tidak akan kokoh tanpa fondasi ekonomi desa yang kuat. Karena itu, KDKMP hadir sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang mampu memperluas akses usaha dan menciptakan nilai tambah di daerah,” katanya.

Meski demikian, Ferry menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha, investor, dan pemerintah daerah melalui kemitraan yang berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kerja Sama Investasi dengan Pemerintah Daerah, Zulnahar Usman, menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai program kemitraan yang bertujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan kerja baru.

Salah satu bentuk kerja sama yang sedang dikembangkan adalah kolaborasi antara PT Energi Absolute Green X Indonesia dengan Kementerian Koperasi dalam mendukung kemandirian energi di desa dan kelurahan melalui pemanfaatan energi terbarukan.

“Kami membayangkan setiap koperasi dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi yang didukung oleh pembangkit listrik tenaga surya maupun sumber energi hijau lainnya. Energi menjadi penggerak utama produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Zulnahar.

Ia menambahkan, kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun Strategic Alliance for Indonesia Sustainable Future, yakni aliansi yang menghubungkan investasi, teknologi, inovasi, dan sumber daya manusia guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Sementara itu, Executive Chairman EA GreenX dan RMN Rantai Makanan Sejahtera, Justin Joel Lim, menilai komitmen pemerintah dalam memperkuat koperasi, mempercepat pembangunan infrastruktur, dan menarik investasi strategis telah membuka peluang besar bagi sinergi sektor publik dan swasta.

Menurut Justin, transformasi ekonomi yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang dibangun atas dasar kepercayaan dan visi bersama.

“Masa depan adalah milik mereka yang mampu berkolaborasi. Tidak ada pemerintah, perusahaan, maupun investor yang dapat menciptakan perubahan besar sendirian. Sejarah menunjukkan bahwa pencapaian terbesar selalu lahir dari kemitraan yang kuat,” ujarnya. (Aji)

pasang iklan di sini
octa vaganza