
PeluangNews, Lampung Selatan — Ajang balap drifting nasional Indonesia Drift Series untuk pertama kalinya digelar di Pulau Sumatera.
Event otomotif bergengsi yang berlangsung di Way Handak Expo, Lampung Selatan, pada 23–24 Mei 2026 itu sukses menyedot ribuan penonton dan mendapat apresiasi langsung dari Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
Pria yang akrab disapa Zulhas itu mengaku bangga karena Lampung Selatan berani menjadi tuan rumah event otomotif nasional yang identik dengan kreativitas dan semangat anak muda.
“Ini bukan sekadar balapan, tetapi juga ruang kreativitas, sportivitas, dan semangat generasi muda,” ujar Zulhas saat menghadiri acara tersebut, Minggu (24/5).

Indonesia Drift Series di Lampung Selatan menjadi sorotan karena menghadirkan berbagai kelas kompetisi, mulai dari WDC Pro Amateur yang turut diikuti empat pembalap perempuan, New Gen Class dengan delapan pembalap, Pro 2 Class sebanyak enam pembalap, hingga Pro Class yang diikuti delapan pembalap terbaik.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Lebih dari 2.000 penonton memadati arena balap selama dua hari penyelenggaraan. Menariknya, seluruh warga Lampung Selatan dapat menyaksikan event tersebut secara gratis karena tiket reguler digratiskan panitia.
Penyelenggara juga menegaskan seluruh pembiayaan acara berasal dari sponsor swasta tanpa menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Langkah ini dinilai menjadi contoh kolaborasi positif antara dunia otomotif, sponsor, dan pemerintah daerah dalam menghadirkan hiburan sekaligus sport tourism.
Selain Zulhas, acara turut dihadiri Zita Anjani dan Radityo Egi Pratama.
Kehadiran Indonesia Drift Series di Lampung Selatan diharapkan dapat memperkuat citra daerah sebagai pusat kegiatan kreatif dan destinasi sport tourism baru di Sumatra.
Dalam kesempatan itu, Zulhas juga menekankan pentingnya nilai sportivitas dalam olahraga maupun kehidupan berbangsa. Menurutnya, kompetisi seharusnya menjadi ajang menunjukkan kemampuan terbaik tanpa harus menjatuhkan pihak lain.
“Perbedaan arah dan pilihan tidak boleh menghapus persaudaraan dan tujuan bersama untuk membangun Indonesia,” pungkasnya.








