hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Industri Indonesia Makin Dilirik, INNOPROM 2026 Buka Kerja Sama Strategis

INNOPROM 2026 di Rusia/ Ist

PeluangNews, Jakarta – Keikutsertaan Indonesia sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026 di Rusia menjadi momentum penting dalam memperluas diplomasi ekonomi dan industri nasional. Selama empat hari penyelenggaraan pameran industri internasional tersebut, Indonesia berhasil membuka berbagai peluang kerja sama dengan negara-negara Eurasia yang diyakini akan memperkuat investasi, perdagangan, transfer teknologi, hingga daya saing industri manufaktur nasional.

Kementerian Perindustrian memanfaatkan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pertemuan bilateral, business forum, business talk, hingga business matching untuk memperkenalkan potensi industri Indonesia sekaligus menjajaki kemitraan strategis dengan pemerintah maupun pelaku usaha dari berbagai negara.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, tingginya minat negara-negara di kawasan Eurasia menunjukkan semakin besarnya kepercayaan dunia internasional terhadap kemampuan industri Indonesia.

“Partisipasi Indonesia sebagai Partner Country pada INNOPROM 2026 telah memperkuat posisi industri nasional di pasar Eurasia. Hal ini terlihat dari tingginya antusias pelaku industri dari pasar Eurasia yang menginginkan kerja sama dengan industri nasional dan bahkan telah melakukan penandatanganan MoU sepanjang kehadiran kita di Rusia,” kata Agus.

Selama penyelenggaraan INNOPROM 2026, Indonesia menggelar delapan pertemuan bilateral dengan pemerintah Armenia, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Azerbaijan, Tajikistan, serta Pemerintah Wilayah Chelyabinsk, Kirov, dan Sverdlovsk. Pertemuan tersebut menghasilkan berbagai komitmen kerja sama di bidang industri manufaktur, perdagangan, investasi, hilirisasi, pengembangan kawasan industri, penguatan rantai pasok, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Tidak hanya pada level pemerintah, kolaborasi juga terjalin di sektor bisnis melalui penandatanganan nota kesepahaman antara sejumlah perusahaan dan asosiasi industri Indonesia dengan mitra usaha di Rusia. Kerja sama tersebut mencakup industri galangan kapal, komponen kapal, kabel, manufaktur, kawasan industri, hingga sektor alat berat dan rekayasa mesin.

Keseluruhan kerja sama yang dibangun selama INNOPROM 2026 menghasilkan 13 nota kesepahaman yang menjadi fondasi pengembangan kemitraan industri jangka panjang antara Indonesia dan negara-negara di kawasan Eurasia.

Selain memperkuat hubungan bisnis, Indonesia juga memanfaatkan ajang ini untuk mempromosikan transformasi industri nasional melalui delapan forum bisnis yang membahas berbagai sektor strategis, seperti manufaktur maju, semikonduktor, telematika, industri maritim, hilirisasi sumber daya alam, industri sawit berkelanjutan, hingga penguatan rantai nilai industri antara ASEAN dan Eurasia.

Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian, Tri Supondy, mengatakan capaian tersebut menjadi sinyal positif bahwa industri Indonesia semakin dipercaya sebagai mitra strategis di tingkat global.

Menurutnya, berbagai kerja sama yang terbangun akan membuka peluang investasi baru, memperluas akses ekspor, sekaligus meningkatkan nilai tambah industri manufaktur nasional melalui kolaborasi teknologi dan penguatan rantai pasok internasional.

Apresiasi terhadap partisipasi Indonesia juga disampaikan Direktur Program Bisnis Formika Event, Anton Atrashkin. Ia menilai kehadiran Indonesia memberikan warna baru bagi penyelenggaraan INNOPROM 2026 dan menunjukkan kesiapan pelaku industri nasional untuk bersaing di pasar global.

Keberhasilan Indonesia sebagai Official Partner Country di INNOPROM 2026 menegaskan bahwa diplomasi industri kini menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat posisi Indonesia di pasar internasional. Di tengah dinamika ekonomi global, kemitraan dengan negara-negara Eurasia diharapkan menjadi pintu masuk bagi perluasan investasi, perdagangan, serta pengembangan industri berteknologi tinggi yang mendukung transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.

pasang iklan di sini
octa vaganza