hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi
Opini  

Koperasi Desa Merah Putih Milik Masyarakat Desa

Belajar dari Koperasi di Kanada

Saya melihat langsung praktik koperasi modern saat mengikuti pembelajaran koperasi di Kanada pada akhir 2019. Di sana, koperasi pertanian di desa berkembang menjadi entitas bisnis besar yang mampu menjamin kesejahteraan masyarakat.

Koperasi primer milik petani menghasilkan produk yang kemudian dibeli, diolah, dan dipasarkan oleh federasi koperasi yang mereka dirikan sendiri, yakni Sollio Cooperative Group.

Produk-produk tersebut dipasarkan melalui jaringan koperasi konsumen yang juga mereka miliki. Seluruh nilai tambah usaha akhirnya kembali kepada anggota koperasi primer sebagai pemilik sesungguhnya.

Pengalaman itu menunjukkan bahwa koperasi dapat menjadi kekuatan ekonomi rakyat yang mampu menguasai rantai usaha dari hulu hingga hilir, mulai dari budidaya (on farm), pengolahan dan pemasaran (off farm), hingga sektor pendukung seperti logistik, transportasi, keuangan, dan asuransi (non farm).

Proyek Besar Ekonomi Rakyat

Setelah Presiden meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih pada 16 Mei 2026, berbagai kritik memang bermunculan, mulai dari persoalan teknis manajerial hingga kritik konseptual.

Namun, kritik tersebut patut dipandang positif karena menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap proyek ini. Partisipasi masyarakat justru menjadi salah satu kunci keberhasilan KDKMP.

Sepanjang sejarah Indonesia, belum pernah ada proyek pembangunan koperasi sebesar ini. Program ini menargetkan pembangunan sekitar 83.000 unit koperasi di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia dengan kebutuhan investasi mencapai sekitar Rp249 triliun, berdasarkan asumsi maksimal Rp3 miliar per unit.

Ini merupakan proyek besar pengalihan aset negara sekaligus penguatan penguasaan aset oleh masyarakat dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Pada akhirnya, KDKMP adalah proyek afirmasi negara untuk membangun struktur ekonomi yang lebih demokratis, berkeadilan, dan berpihak kepada rakyat. Karena itu, program ini membutuhkan partisipasi dan pengawasan publik secara luas agar tetap berjalan sesuai tujuan awalnya: memperkuat kedaulatan ekonomi rakyat.

*)Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES)

pasang iklan di sini
octa vaganza