hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi
Energi  

PLN Nusantara Power Gandeng Teknologi Swiss, Rantai Pasok Pembangkit Makin Kuat

penandatanganan Blanket Purchase Agreement yang dilakukan Direktur Utama PLN Suku Cadang, Thommi Haposan, bersama Chief Executive Officer Rittmeyer AG, Roger Amhof.
Penandatanganan Blanket Purchase Agreement yang dilakukan Direktur Utama PLN Suku Cadang, Thommi Haposan, bersama Chief Executive Officer Rittmeyer AG, Roger Amhof.

PeluangNews, Jakarta — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan nasional melalui penguatan rantai pasok pembangkit.

Langkah strategis terbaru dilakukan lewat kerja sama anak usahanya, PLN Suku Cadang (PLN SC), dengan perusahaan teknologi asal Swiss, Rittmeyer AG.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Blanket Purchase Agreement yang dilakukan Direktur Utama PLN Suku Cadang, Thommi Haposan, bersama Chief Executive Officer Rittmeyer AG, Roger Amhof, di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya PLN Nusantara Power menghadirkan sistem pengadaan yang lebih efisien sekaligus memperkuat dukungan operasional pembangkit dan sektor utilitas nasional melalui pemanfaatan teknologi global.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, mengatakan penguatan rantai pasok menjadi fondasi penting dalam menjaga keandalan pembangkit di tengah transformasi sektor energi nasional.

“PLN Nusantara Power terus mendorong penguatan ekosistem kelistrikan nasional melalui kolaborasi strategis dengan mitra global yang memiliki kapabilitas teknologi unggul. Kerja sama antara PLN Suku Cadang dan Rittmeyer AG ini menjadi bagian dari langkah PLN NP dalam memperkuat rantai pasok pembangkit yang semakin andal, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan operasional kelistrikan nasional,” ujar Ruly dalam keterangannya, Selasa (26/5/2026).

Menurutnya, kolaborasi tersebut juga membuka ruang transfer teknologi dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk mendukung transformasi energi Indonesia menuju sistem kelistrikan yang modern dan berdaya saing global.

Rittmeyer AG sendiri merupakan perusahaan teknologi asal Swiss yang telah berdiri sejak 1899 dan dikenal memiliki kompetensi di bidang smart utility infrastructure, otomasi, serta pengelolaan data sektor air dan energi.

Sebagai bagian dari BRUGG Group, perusahaan ini menghadirkan berbagai solusi teknologi seperti flow measurement, level measurement, penstock monitoring, hingga sistem instrumentasi dan kontrol untuk pembangkit tenaga air dan jaringan energi.

Direktur Utama PLN Suku Cadang, Thommi Haposan, menyebut kerja sama tersebut menjadi momentum strategis untuk memperluas kapasitas bisnis perusahaan sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada pembangkit PLN Group.

“Melalui kerja sama ini, PLN Suku Cadang dapat menghadirkan dukungan yang lebih cepat, tepat, dan andal dalam memenuhi kebutuhan operasional pembangkit,” kata Thommi.

Sementara itu, CEO Rittmeyer AG, Roger Amhof, menyampaikan optimismenya terhadap potensi pengembangan infrastruktur energi di Indonesia. Ia berharap kolaborasi tersebut menjadi awal kemitraan jangka panjang yang mampu menghadirkan solusi teknologi inovatif bagi sektor utilitas nasional.

“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai awal dari hubungan jangka panjang antara Rittmeyer AG dan PLN Suku Cadang. Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan infrastruktur utilitas dan energi,” ujar Roger.

Skema Blanket Purchase Agreement yang diterapkan dalam kerja sama ini memungkinkan proses pengadaan barang dan jasa dilakukan lebih cepat dan efisien karena harga serta ketentuan telah disepakati dalam periode tertentu.

Model tersebut dinilai mampu mendukung efisiensi biaya sekaligus membantu perencanaan kebutuhan operasional pembangkit secara lebih terukur dan berkelanjutan.

Ke depan, sinergi PLN SC dan Rittmeyer AG diharapkan berkembang menjadi kolaborasi teknologi yang lebih luas guna mendukung keandalan pasokan listrik nasional dan percepatan transisi energi di Indonesia.

pasang iklan di sini
octa vaganza