hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

PetroChina Raih Platinum Pencegahan HIV/AIDS, Gubernur Jambi: Jadi Contoh Dunia Usaha

PetroChina International Jabung Ltd. berhasil meraih penghargaan kategori Platinum—level tertinggi—dalam program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja.
PetroChina International Jabung Ltd. berhasil meraih penghargaan kategori Platinum—level tertinggi—dalam program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja.

PeluangNews, Jambi — Komitmen dunia usaha dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan inklusif kembali mendapat sorotan. PetroChina International Jabung Ltd. berhasil meraih penghargaan kategori Platinum merupakan level tertinggi dalam program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja.

Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Nomor 45 Tahun 2026. Piagam penghargaan ditandatangani langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dan diserahkan oleh Gubernur Jambi Al Haris.

Dalam sambutannya, Al Haris menegaskan bahwa capaian PetroChina tidak hanya menjadi kebanggaan perusahaan, tetapi juga diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif pelaku usaha lainnya di Provinsi Jambi.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk PetroChina, tapi juga menjadi pemicu bagi perusahaan lain di Jambi. HIV/AIDS adalah masalah bersama. Dunia usaha harus terlibat aktif agar pekerja sehat, produktif, dan bebas dari stigma,” ujar Al Haris.

Menurutnya, sektor minyak dan gas (migas) memiliki tingkat mobilitas tenaga kerja yang tinggi, sehingga berpotensi meningkatkan risiko penularan HIV/AIDS. Oleh karena itu, langkah pencegahan yang sistematis dan berkelanjutan di lingkungan kerja menjadi sangat krusial.

Program Komprehensif dan Berkelanjutan

Penghargaan Platinum diberikan setelah melalui proses penilaian ketat bersama Kementerian Ketenagakerjaan, mengacu pada implementasi Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 68 Tahun 2004 tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS di Tempat Kerja.

PetroChina dinilai unggul dalam empat aspek utama, yakni penerapan kebijakan non-diskriminasi, edukasi rutin kepada pekerja, penyediaan layanan Voluntary Counseling and Testing (VCT), serta dukungan terhadap masyarakat yang hidup dengan HIV/AIDS.

Perusahaan juga aktif membentuk tim internal P2-HIV/AIDS, menggencarkan sosialisasi kepada karyawan dan mitra kerja, serta menjalin kolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan Komisi Penanggulangan AIDS Daerah. Kerahasiaan hasil tes VCT dijamin, sekaligus memastikan keberlanjutan pekerjaan bagi karyawan dengan status HIV positif.

Health Management Supervisor PetroChina Jabung Ltd., M. Nasirudin, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan daerah terhadap program tersebut.

“Kesehatan pekerja adalah prioritas utama. Kami akan terus memperkuat program ini dan memperluas edukasi ke masyarakat sekitar wilayah operasi,” kata Nasirudin.

Ia menambahkan, perusahaan tidak hanya berfokus pada internal, tetapi juga aktif mengedukasi masyarakat sekitar. Program kampanye pencegahan menyasar berbagai kelompok, mulai dari pelajar SMA, posyandu remaja, hingga komunitas di sekitar wilayah kerja.

“Kami telah melibatkan berbagai pihak termasuk komunitas dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi. Edukasi terus kami dorong agar pemahaman tentang HIV/AIDS meningkat dan stigma negatif bisa dihilangkan,” ujarnya.

Dorong Target Ending AIDS 2030

Pemerintah Provinsi Jambi menargetkan seluruh perusahaan skala menengah dan besar telah memiliki program P2-HIV/AIDS sebelum 2027.

Hingga April 2026, tercatat sebanyak 38 perusahaan telah mengikuti penilaian, namun baru lima yang berhasil meraih kategori Platinum—dengan PetroChina sebagai salah satunya.

Capaian ini sekaligus mempertegas sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung target nasional “Ending AIDS 2030”.

Upaya kolektif ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya sehat dan aman, tetapi juga bebas stigma serta inklusif bagi semua pekerja.

 

octa vaganza