
PeluangNews, Jakarta-Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus didorong pemerintah melalui pengembangan ekosistem usaha pangan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor saat melakukan kunjungan kerja ke Bumiku Bumimu Hijau Farm (BBH Farm), yang dinilai sebagai contoh pengembangan usaha pangan terpadu berbasis pertanian, peternakan, hingga pengolahan hasil.
Kunjungan tersebut turut didampingi Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian, Widiastuti, serta dihadiri kelompok tani, peternak, dan pelaku usaha jamu lokal.
Dalam kesempatan itu, Menko Pangan melakukan dialog langsung dengan pelaku usaha sektor pangan untuk menyerap aspirasi sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan.
Zulkifli Hasan menyoroti masih terbatasnya akses pembiayaan bagi pelaku ekonomi rakyat, khususnya petani dan peternak. Ia menilai ketimpangan distribusi kredit masih menjadi persoalan utama karena sebagian besar pembiayaan nasional masih terserap oleh sektor korporasi.
“Penguatan sektor pangan tidak cukup hanya meningkatkan produksi. Kita juga harus memperbaiki efisiensi, tata kelola, serta memperkuat integrasi dari hulu hingga hilir agar pelaku ekonomi rakyat bisa berkembang lebih kuat,” ujar Zulkifli Hasan saat berdialog dengan pelaku usaha di BBH Farm.
Menurutnya, pemerintah terus mendorong berbagai kebijakan strategis untuk menciptakan ekosistem usaha pangan yang lebih kondusif dan berdaya saing.
Dalam kurun waktu sekitar satu setengah tahun terakhir, puluhan regulasi di sektor pangan telah diterbitkan guna mempercepat pengembangan usaha serta meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak.
“Kami ingin memastikan petani, peternak, dan pelaku usaha kecil mendapat ruang yang lebih besar dalam sistem pangan nasional. Karena mereka adalah tulang punggung ketahanan pangan kita,” katanya.
Kunjungan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung kandang serta fasilitas produksi di BBH Farm. Model usaha yang mengintegrasikan peternakan dengan pertanian dan pengolahan hasil dinilai mampu mendukung penyediaan protein hewani sekaligus memperkuat keterkaitan antar subsektor pangan.
Selain itu, keterlibatan pelaku usaha jamu lokal dalam ekosistem BBH Farm juga menjadi perhatian. Pengembangan produk berbasis bahan baku lokal dinilai dapat mendorong diversifikasi produk sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
Zulkifli Hasan menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Ia optimistis model integrasi seperti yang diterapkan di BBH Farm dapat direplikasi di berbagai daerah.
“Kalau kita bisa membangun ekosistem yang terintegrasi seperti ini di banyak wilayah, maka ketahanan pangan nasional akan semakin kuat dan kesejahteraan masyarakat juga meningkat,” pungkasnya.








