hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi
Ragam  

Nordberg Medical Bawa Inovasi Estetika Regeneratif

Nordberg Medical. Foto: ist/peluangnews
Nordberg Medical. Foto: ist/peluangnews

PeluangNews, Jakarta – Nordberg Medical resmi hadir di Indonesia dengan menggandeng sejumlah klinik estetika. Perusahaan bioteknologi asal Swedia itu mendorong penerapan evidence-based medicine atau praktik medis berbasis bukti ilmiah dalam pemilihan produk maupun prosedur estetika.

Country Leader Nordberg Medical Indonesia Eka Meliasari Khu mengatakan, kehadiran perusahaan di Indonesia menjadi bagian dari upaya membangun pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya pendekatan berbasis bukti dalam perawatan estetika.

“Nordberg Medical mengajak media untuk mengenal lebih jauh mengenai evidence-based medicine di bidang estetika guna membantu pasien estetika untuk mendapatkan pelayanan estetika yang bertanggung jawab,” tegas Eka.

Dokter spesialis dermatologi, venereologi, dan estetika sekaligus Founder BMDERMA Clinic, dr. Deasy Lius Sp.DVE, menjelaskan evidence-based medicine merupakan dasar dalam menentukan terapi atau prosedur estetika dengan mempertimbangkan bukti ilmiah, keahlian dokter, serta preferensi dan kebutuhan pasien.

Menurut dia, informasi dari influencer maupun brand ambassador dapat menjadi referensi pengalaman pribadi, tetapi tidak dapat menggantikan pertimbangan medis seorang dokter.

“Pemilihan perawatan medis tentunya bukan didasarkan oleh tren semata atau berdasarkan klaim pemasaran tanpa bukti jurnal. Pasien tetap harus bisa memilah tren estetika yang ditawarkan oleh klinik maupun media sosial, mana yang perlu dan tidak perlu diikuti,” ujar Deasy.

Dia menambahkan, klaim berlebihan terhadap suatu produk, teknik penyuntikan yang belum teruji, maupun penggunaan produk tanpa dasar ilmiah dapat meningkatkan risiko bagi pasien.

“Sejatinya, estetika medis tetaplah ranah medis yang membutuhkan penanganan dokter resmi dengan keilmuan secara bertanggung jawab dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Dorong Inovasi Regeneratif

Nordberg Medical sendiri mengembangkan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan bersama dokter untuk membangun ekosistem evidence-based medicine, mulai dari diagnosis, pemilihan produk, hingga prosedur terapi.

Salah satu teknologi yang dikembangkan perusahaan tersebut adalah PLLA-LASYNPRO™ yang digunakan sebagai injeksi bio-activator kulit untuk mendukung peremajaan dan pengencangan kulit.

Dokter Lanny Juniarti, Dipl. AAAM, mengatakan teknologi tersebut dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik bahan dan respons biologis kulit.

“Berdasarkan penelitian, kandungan dari PLLA-LASYNPRO™ yang unik, bulat sempurna dan tersebar merata terbukti memberikan manfaat dan minim inflamasi karena perawatan ini bekerja secara regeneratif,” jelas Lanny.

Dia menekankan, produk estetika yang digunakan dalam tubuh seharusnya tidak hanya dinilai berdasarkan klaim pemasaran, tetapi juga berdasarkan bukti penelitian mengenai bagaimana tubuh merespons bahan tersebut.

“Bukti penelitian dengan produk tersebut sangat penting,” tegasnya.

Pendekatan serupa juga disampaikan dr. IGN Probo Suteja yang telah menjalani rangkaian perawatan Julaine Luxelift di Miracle Aesthetic Clinic. Menurutnya, penelitian yang mempelajari ekspresi gen, aktivitas fibroblas, pembentukan extracellular matrix, serta berbagai indikator regeneratif menjadi salah satu dasar dalam menilai teknologi estetika.

“Didukung oleh penelitian menggunakan kultur jaringan untuk mempelajari ekspresi gen, bagaimana fibroblast atau pabrik kolagen bekerja, extracellular matrix terbentuk dan berbagai tanda regeneratif lainnya dengan PLLA-LASYNPRO™, membuat saya sendiri dengan yakin menjalani perawatan dan merasakan manfaatnya sendiri,” ungkap Probo.

Dia juga menyebut PLLA-LASYNPRO™ memperoleh penghargaan Best Regenerative Aesthetic Solution 2026 di Monaco.

Sementara itu, dr. Elfin, M. Biomed (AAM), menilai semakin banyak pasien kini menginginkan hasil estetika yang natural dengan peningkatan kualitas kulit, bukan sekadar perubahan volume wajah.

“Pendekatan regeneratif seperti ini menjadi pilihan karena bekerja dengan mendukung proses biologis kulit, sehingga hasilnya berkembang secara bertahap dan tetap terlihat harmonis tanpa memberikan kesan wajah yang berlebihan,” kata Elfin.

Senada, dr. Jeffri Setiawan, Dipl. AAAM, mengatakan pendekatan regeneratif juga sejalan dengan tren quiet luxury dalam estetika, yang mengedepankan hasil natural dan tidak berlebihan.

“Sebagai bagian dari tren quiet luxury dalam estetika, hasil perawatannya berkembang secara bertahap melalui stimulasi fibroblas dan pembentukan matriks ekstraseluler, sehingga memberikan perbaikan kualitas kulit yang tampak lebih natural dan selaras dengan proses biologis tubuh,” ujar Jeffri.

PLLA-LASYNPRO™ telah memperoleh izin edar dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan digunakan di lebih dari 35 negara. Nordberg Medical menyatakan akan terus berinvestasi dalam riset dan pengembangan (research and development/R&D) untuk menghadirkan inovasi perawatan regeneratif berbasis bukti ilmiah.

Langkah tersebut sekaligus mempertegas pentingnya menempatkan estetika sebagai bagian dari praktik medis yang membutuhkan diagnosis tepat, pemilihan produk yang teruji, prosedur yang dilakukan tenaga medis kompeten, serta keputusan perawatan yang mengutamakan keselamatan dan kebutuhan pasien.

pasang iklan di sini
octa vaganza