hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi
Daerah  

Lima Rute Baru Transjabodetabek dari Depok Tunggu Restu DKI

Transjakarta hadir di Depok. Foto: Diskominfo
Transjabodetabek hadir di Depok. Foto: Diskominfo

PeluangNews, Jakarta-Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berupaya memperluas akses transportasi massal bagi warganya dengan mengusulkan lima rute baru Transjabodetabek yang menghubungkan Depok dan Jakarta.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi bagi tingginya mobilitas komuter sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Aan Syurahman, mengatakan usulan tersebut telah diajukan kepada Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta sejak April 2026. Saat ini, prosesnya tinggal menunggu persetujuan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk TransJakarta dan Dishub DKI Jakarta. Tujuannya untuk mengembangkan trayek Transjabodetabek agar dapat mempermudah mobilitas warga Depok,” ujar Aan, dilansir dari portal resmi Pemkot Depok, (30/6/2026).

Menurut Aan, selama beberapa bulan terakhir Dishub Kota Depok terus melakukan koordinasi dengan TransJakarta dan Dishub DKI Jakarta untuk mematangkan rencana operasional layanan tersebut.

Dari lima rute yang diusulkan, empat di antaranya merupakan trayek baru, yakni Shila at Sawangan–Lebak Bulus, Terminal Sawangan–Kuningan, Terminal Depok–Cinere–Blok M, serta Terminal Jatijajar–Terminal Kampung Rambutan.

Sementara satu rute lainnya merupakan penyesuaian (rerouting), yaitu trayek Universitas Indonesia–Manggarai (D21). Rute ini sebelumnya melayani lintasan Terminal Jatijajar–Manggarai.

Aan menjelaskan, pengembangan jaringan Transjabodetabek menjadi kebutuhan mendesak mengingat tingginya mobilitas warga Depok menuju Jakarta setiap hari, baik untuk bekerja, menempuh pendidikan, maupun aktivitas lainnya.

“Banyak warga Depok yang bekerja atau beraktivitas di Jakarta. Karena itu, pengembangan rute ini diharapkan bisa menjadi solusi untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi sekaligus mengurai kemacetan,” katanya.

Apabila usulan tersebut disetujui, Dishub Kota Depok akan menyiapkan berbagai sarana dan prasarana pendukung, termasuk pembangunan halte baru di sejumlah titik yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional.

“Penambahan halte pasti akan dilakukan sebagai bagian dari dukungan operasional. Namun saat ini kami masih fokus pada pemetaan dan penguatan usulan rute,” tutur Aan.

Ia berharap pembahasan usulan lima rute Transjabodetabek tersebut dapat segera rampung sehingga masyarakat Depok memiliki lebih banyak pilihan transportasi umum yang nyaman, terjangkau, dan terintegrasi dengan jaringan angkutan massal di kawasan Jabodetabek.

pasang iklan di sini
octa vaganza